Kembangkan SDM, OD-SK Ikuti Pusat Terapkan Pendidikan Vokasi

Wakil Gubernur Sulut, Drs Steven O E Kandouw Memberikan Tanggapan dan Masukan pada Konsultasi Regional Pulau Sulawesi Penyusunan Rancangan Awal RPJM Nasional 2020-2024 di Hotel Peninsula Manado, Selasa (05/08/2019) pagi /ist

Manado, PilarSulut.com – Majunya suatu daerah tidak terlepas dari mutu Sumber Daya Manusia (SDM) nya. Solusi untuk mempercepat tingkat SDM ini maka diperlukan pendidikan yang baik. Oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) melalui Gubernur Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur Drs Steven O E Kandouw (OD-SK) berpandangan, dalam mengembangkan kualitas SDM yang tepat saat ini adalah dengan menerapkan pendidikan vokasi.

Pengembangan pendidikan vokasi dipandang menjadi jalan pintas dalam mengembangkan kualitas SDM yang dapat disalurkan dengan baik ke lapangan kerja. Pengembangan tersebut turut disertai kerja sama dengan industri agar SDM dilatih sesuai kebutuhan industri sehingga bisa diserap oleh pasar.

“Menurut hemat saya, yang perlu di underline juga tentang peningkatan SDM kita sama dengan pusat, yaitu pendidikan vokasi,” kata Gubernur Olly Dondokambey yang diwakili Wagub Steven Kandouw saat memberikan tanggapan dan masukan pada kegiatan Konsultasi Regional Pulau Sulawesi Penyusunan Rancangan Awal RPJM Nasional 2020-2024 di Hotel Peninsula Manado, Selasa (05/08/2019) pagi.

Lanjut Kandouw, pak gubernur kita juga percaya sama dengan pemerintah pusat. Kalau kita mengejar ilmu universitas mau sama seperti Jawa, kita ganti mobil lamborghini sudah susah terkejar dengan kualitas SDM yang ada di Jawa.

“Untuk itu, kami untuk peningkatan SDM ini, vokasi pak,” tegas Kandouw lagi dihadapan para petinggi Kementerian PPN/Bappenas serta juga para peserta yakni Gubernur dan Wakil Gubernur se pulau Sulawesi sembari menambahkan vokasi ini untuk kita tingkatkan sekolah kejuruan kejuruan.

Vokasi ini tolong ditingkatkan supaya ini betul-betul sekolah kejuruan yang singkat sekolahnya, pendalamannya yang lebih dalam dan lebih siap pakai terutama untuk bidang pariwisata, pertanian, industri ringan dan IT.

“Empat ini saja tidak perlu yang lain lain. Niscaya ini akan menciptakan lapangan kerja yang mumpuni dan gampang untuk cari pekerja.” Tutup mantan Ketua DPRD Sulut ini. (Khay)

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Bukan Hanya SMK Icthus yang Ditutup, Gubernur Olly: Sudah 8 Sekolah Bermasalah yang Ditutup

Manado, PilarSulut.com – Terkait penutupan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Icthus di Kota Manado oleh pee …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *