Headline

Pertama Di Kotamobagu, Budidaya Lele Sangkuriang Dengan Sistem Bioflog

Pertama Di Kotamobagu, Budidaya Lele Sangkuriang Dengan Sistem Bioflog

Foto Istimewah

Kotamobagu,PilarSulut.Com – Mungkin peribahasa Dimana ada kemauan, disana ada jalan sangat tepat dialamatkan bagi Kelompok UPR Syari’ah Mandiri Motoboi Kecil. Ditengah menyempitnya lapangan kerja, dan lahan pertanian, Kelompok ini mampu membaca peluang dengan membudidayakan ikan lele jenis sangkuriang. Ikan lele ini diketahui hasil rekayasi genetic yang dilakukan BBAT Kabupaten Sukabumi.

Menariknya, kelompok UPR Syari’a Mandiri ini membudidayakan ikan lele sangkuriang dengan system modern yaitu system Bioflog. System ini dikenal lebih ekonomis dan dapat meningkatkan nilai produksi dari ikan lele. Nilai ekonomis yang dimaksud dengan penggunaan system ini, pembudidaya dapat menghemat biaya pakan, sekaligus hasil panen meningkat.

Menurut Ketua kelompok Syari’a Mandiri menuturkan pembudidaya ikan lele ini sudah dilakukan jauh sebelum pihaknya mendapatkan bantuan dari Pemerintah “Saat ini memang kami sudah menerima bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perikanan, berupa bibit sebanyak 26.000 dan 10 bak bersama bangunan serta pakan 3 ton,”Kata Rahmat, Ketua kelompok UPR Syari’a Mandiri.

Lebih lanjut Rahmat mengungkapkan, budidaya ikan lele sangkuriang ini satu satunya di Bolaang Mongondow Raya “Karena ini satu satunya di Sulut, sehingga pembeli datang langsung, biasanya ada yang dari luar BMR. Saat ini juga kami sedang mempersiapkan penyuplaian ke luar Daerah, seperti Manado, dengan permintaan 1 ton perbulan, harga jual 30.000 perkilo, didalamnya ada 5-6 ekor,”Ungkapnya.

Namun dibalik ramainya pasar ikan lele sangkuriang tersebut, Kelompok budidaya ini harus diperhadapkan dengan kendala, kegagalan yang disebabkan oleh cuaca “Biasanya kalau musim penghujan kami mengalami kesulitan, sebab 65 persen pembibitan tidak jadi. Sehingga kami hanya memastikan atap dari kolam ini tidak bocor. Sehingga kami berharap bisa mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kota, minimal ada bantuan penambahan kolam untuk menambah jumlah produksi ikan,”Harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Kota (Sekot) Adnan Massinae mengakui ikan lele sangkuriang ini memiliki pasar tersendiri “Pada hal ikan lele ini sudah banyak dicari namun pembibitannya masih kurang, sehingga Dinas Perikanan perlu memprogramkan ini,”Kata Adnan dalam Musrembang tingkat Kabupaten.

 

Penulis : Abdi F Sutomo

 

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *