Silangen: Harga Cabai di Sulut Aman!

Manado, Pilarsulut.com – Sekretaris provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara (Sulut), Edwin Silangen SE MS, menyatakan bahwa harga cabai di Sulut, aman. Hal ini dikatakan Silangen, Rabu (11/01) di ruang kerjanya.

“Harga cabai di Sulut aman,” tegas Silangen.

Silangen mengatakan bahwa dirinya baru mendapat laporan dari inspeksi mendadak oleh Asisten Ekonomi Pembangunan, R Mokoginta, Karo Ekonomi, F Manumpil dan Kadisperidag, Jenny Karouw dan Kepala Bulog Sulut Taufan Akib  yang memantau langsung kondisi di lapangan bahwa situasi di pasar tradisional telah dilakukan intervensi sehingga menekan harga yang sempat menyentuh Rp 60.000 sampai Rp 70.000 per kilogram.

“Harga sudah distabilisasi menjadi Rp 60 ribu dan stok yang ada mencukupi, ini komitmen pemerintah propinsi Sulut di bawah kepemimpinan Olly Dondokambey-Steven Kandouw,” ujar Silangen.

Sementara itu, Karo Ekonomi Pemprov Sulut, Frangky Manumpil menambahkan bahwa pemprov Sulut tetap mengupayakan tidak ada pihak yang dirugikan. Disampaikannya, pemprov Sulut berusaha menyalurkan secara merata cabai di Sulut.

“Stok cabai lokal di Sulut berasal dari Boltim, Bolsel, Minahasa Selatan , Minahasa Tenggara, dan Minahasa. Dari sana akan kami salurkan ke daerah lain,” kata Manumpil.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengajak masyarakat memanfaatkan sarana belanja online untuk mendapatkan harga cabai yang lebih murah. Hal ini seiring dengan melonjaknya harga cabai rawit merah yang menembus angka lebih dari Rp 100 ribu per kg.

Menurut Enggartiasto, bila membeli cabai melalui e-commerce atau secara online, bisa mendapatkan harga yang lebih murah. Jika harga di pasar tradisional dipatok di atas Rp 100 ribu, maka di online hanya Rp 70 ribu. Namun dia enggan mengatakan situs.online tersebut.

“Kita buka online, beli dari online saja. Karena beli di online itu jauh lebih murah dan di bawah Rp 70 ribu bahkan 60 ribu per kg,” tutup Manumpil. (PS)

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Bukan Hanya SMK Icthus yang Ditutup, Gubernur Olly: Sudah 8 Sekolah Bermasalah yang Ditutup

Manado, PilarSulut.com – Terkait penutupan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Icthus di Kota Manado oleh pee …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *