Gubernur Olly Dondokambey Resmikan Enam Rumah untuk  Warga di Mitra

Mitra, PilarSulut.com – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey, meresmikan pembangunan enam rumah warga Desa Pangu Satu, Kecamatan Ratahan Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Kamis (25/11/2021).

Enam rumah tersebut hanyut dan hancur pasca banjir bandang lalu, sehingga Pemerintah Kabupaten Mitra mengambil kebijakan membangun rumah baru layak huni menggunakan dana APBD.

Pembangunan rumah ini juga berdasarkan sistem pembangunan rumah layak huni dari Kementerian PUPR, yakni sebesar Rp50 juta.

“Hari ini kita bisa menyaksikan bagaimana pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat. Situasi dan kondisi pasca bencana sangat menyedihkan, namun puji Tuhan, kini kita bisa melihat kemurahan-Nya,” ungkap Olly Dondokambey.

Sebab menurutnya, pemerintah bisa bersama masyarakat dan keluarga yang tertimpa bencana, menyelesaikan kembali rumah yang hanyut dan hancur akibat banjir bandang di Kabupaten Mitra beberapa waktu lalu.

“Terus jaga persatuan dan kesatuan untuk kehidupan bersama. Semoga gotong royong yang sudah dilakukan saat ini, dapat terus dibina,” pungkasnya.

Dengan demikian menurutnya, semua mendapatkan dan merasakan kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat.

Lanjut orang nomor satu Sulut ini tak lupa mengapresiasi Bupati dan Wakil Bupati, serta seluruh aparat, yang telah bersama sama menangani bencana alam yang melanda beberapa waktu lalu.

“Terima kasih bagi semua yang telah terlibat dalam penanganan pasca bencana alam. Hari ini kita menyaksikan perbaikan yang ada. Semoga kebersamaan ini terus terjaga,” katanya.

Di lain pihak, Bupati Mitra, James Sumendap mengatakan, jika menilik dampak akibat peristiwa yang terjadi lalu, kondisi rumah warga sudah tak layak huni.

Namun berkat perhatian Bapak Gubernur Sulut, pemerintah, TNI-Polri, serta semangat gotong royong masyarakat, pihaknya tergerak berusaha membangun kembali rumah yang rusak.

Peristiwa ini mungkin pertama kali di Indonesia bahwa pembangunan rumah akibat banjir bisa dianggarkan dalam APBD, bahkan bisa menjadi role model.

“Kami memakai dana darurat atau operasional untuk dipertanggungjawabkan sebagai bagian dari kerja berdasarkan standar Kementerian PUPR, yaitu 50 juta,” katanya. (*)

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Pemprov Sulut Pastikan Event MUPC 2021 Siap Digelar untuk Bangkitkan Pariwisata Daerah

Manado, PilarSulut.com – Lomba foto bawah air bertajuk 2nd Mangatasik Underwater Photo Competition 2021 siap …