Bukti Sinergitas dengan Pusat, Gubernur Olly dan Men PAN-RB Tjahjo Kumolo Dorong Efektifitas dan Efisiensi Kinerja Derah

Mando, PilarSulut.com – Sulawesi Utara (Sulut) patutlah berbangga karena dalam menjalankan roda pembangunan Pemerinta Provinsi (Pemprov) Sulut menjadi perhatian khusus dari pemerintah pusat.

Terlihat jelas dimana secara bergantian, pejabat negara dan para Menteri hadir di Sulut disamping meninjau melihat perkembangan situasi dan kondisi yang ada, juga menghadiri kegiatan baik yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat itu sendiri, maupun kegiatan yang dilaksanakan oleh perangkat daerah.

Salut kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang tetap bersinergi, mampu menjaga hubungan baik dan mempertahankan kepercayaan yang di berikan oleh Pemerintah Pusat.Sebagai bukti, baru-baru ini Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN-RB) Tjahjo Kumolo telah hadir secara fisik memberikan ceramah, motivasi, arahan dan bimbingan dalam rangka peningkatan kualitas kinerja pemerintahan dalam mewujudkan sinergitas antar pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi, Kab/Kota di provinsi Sulawesi Utara.

Dan Pemprov Sulut Gubernur Olly, Wagub dan jajaran sedang mempersiapkan aturan yang diberlakukan terkait penyederhanaan birokrasi yang merupakan salah satu prioritas kerja Presiden dan Wakil Presiden tahun 2020 s/d 2024. Penyederhanaan birokrasi ini tujuannya agar birokrasi lebih dinamis mewujudkan profesionalitas ASN, fokus pada pekerjaan fungsional, percepatan sistim kerja, mendorong efektifitas dan efisiensi kinerja.

Adapun Ruang lingkupnya adalah penyederhanaan birokrasi transformasi organisasi, tranformasi sistem kerja, transformasi jabatan. Menteri berharap agar penyederhanaan birokrasi ini, dipercepat tidak bertele-tele atau tidak muter-muter sehingga paling lambat target pertengahan tahun ini selesai.Ujung-ujungnya semua ini dilakukan baik ASN, TNI, POLRI adalah untuk melayani masyarakat. Dan Gubernur Olly mengatakan semoga kehadiran bapak Menteri di Nyiur Melambai ini, membawa harapan-harapan yang lebih baik bagi kita.

Men PAN-RB Tjahjo Kumolo juga menjelaskan bahwa penyederhanaan birokrasi meliputi tiga aspek yakni tranformasi organisasi, tranformasi sistematika dan transformasi jabatan. Dimana penyederhanaan birokrasi akan dilaksanakan paling lambat pertengahan tahun ini.

“Saya diperintahkan paling lambat pertengahan tahun ini ditengah-tengah pandemi Covid kami telah mempersiapkan semua terkait perencanaan,” terang Tjahjo di Aula Mapalus Kantor Gubernur, Senin (12/4/2021).

Lanjut Tjahjo, penyederhanaan birokrasi tersebut akan mempermudah tugas dan fungsi pemerintahan.

“Yang intinya membangun birokrasi yang lebih dinamis, mewujudkan profesionalisme ASN, fokus pada pekerjaan fungsional, percepatan sistem kerja dan mendorong efektivitas dan efesiensi kinerja,” bebernya.Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyambut baik kunker Menpan RB untuk mempercepat reformasi birokrasi di Sulut.

“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada Bapak Menpan RB meskipun dalam kesibukan menyempatkan berkunjung ke Sulut,” kata Olly.

Olly menjelaskan bahwa pertemuan ini dilaksanakan untuk meningkatkan sinergitas bagi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Disamping itu, Olly menjelaskan kepada Menpan RB bahwa sektor pendidikan di Sulut mengalami kekurangan guru ASN, oleh karena itu Olly mengharapkan dibukanya formasi bagi ASN guru.

“Kami sangat mengharapkan agar supaya THL-THL yang ada di Kabupaten/Kota baik guru SD, SMP, maupun SMA bisa diikut sertakan dalam program perekrutan guru,” ucap Olly.Lanjut Olly dengan adanya tenaga pendidik maka kualitas pendidikan yang ada di Sulut khususnya di kepulauan dan perbatasan dapat terpenuhi.

“Dalam rangka meningkatkan pendidikan kita di daerah-daerah perbatasan apalagi di Talaud, Sangihe, Sitaro dan di Bolmong,” ungkapnya.

Olly juga menjelaskan bahwa Sulut menjadi tempat yang strategis dalam rangka mensuplai kebutuhan tenaga kesehatan yang ada di Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara. Untuk itu, Olly mengharapkan juga perekrutan ASN di bidang kesehatan.

“Tapi kita memang masih kekurangan tenaga kesehatan dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan. Kami juga meminta formasi dalam rangka peningkatan tenaga kesehatan di Provinsi Sulut,” tandas Gubernur Olly. (Advetorial)

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Pantau dan Antisipasi Aduan Terkait Larangan Mudik Tahun 2021 Melalui SP4N-LAPOR

Manado, PilarSulut.com – Dalam upaya mendukung pelaksanaan kebijakan Pemerintah sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Satuan …