Bawaslu Manado Pastikan Bakal Panggil PNS yang Mempublikasikan Diri Sebagai Bacalon

Manado, PilarSulut.com – Setelah sebelumnya diberikan himbauan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Manado akhirnya akan memanggil Pegawai Negeri Sipil (PNS) aktif yang mempublikasikan diri sebagai bakal calon pada pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020. Hal ini disampaikan koordinator divisi pengawasan, Humas dan Hubal Bawaslu Manado, Taufik Bilfaqih di ruang kantornya, Selasa (11/08).

“Ini proses yang berjalan. Sejak Sabtu lalu, Kami melakukan inventarisasi baliho bakal calon padahal masih aktif sebagai PNS” ujar Bilfaqih.

Bawaslu Manado menemukan adanya 90 baliho figur yang statusnya PNS aktif. Namun, hanya 16 baliho yang masuk kategori melanggar kode etik PNS, yakni dengan menyebut diri sebagai kandidat kepala daerah. “Setelah disortir, ada 16 baliho yang kategori PNS mempublikasikan dirinya sebagai bakal calon. Sebarannya hampir diseluruh kecamatan” tambah Taufik.

Ia pun menyebutkan bahwa dari 16 baliho tersebut terdapat 2 PNS aktif dan 1 orang dari kepolisian. “Ada dua PNS ya, 1 polisi. Dan diketahui semua masih aktif. Namun, untuk polisi, Kita akan koordinasi lagi dengan jajaran di atas. Sebab, yang diatur dalam regulasi, hanya PNS yang dilarang mempublikasikan diri sebagai kandidat.” Tutup Bilfaqih

Agendanya, pemanggilan kepada kedua PNS tersebut dilakukan pada Rabu (12/08) untuk dimintai keterangan. Menurut Ketua Bawaslu Manado, Marwan Kawinda, tim klarifikasi telah dibentuk untuk kelancaran proses penanganan hasil pengawasan tersebut. “Iya, sudah ada tim klarifikasi. Sudah saya tanda tangani SK-nya” ujarnya. (*/Khay)

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Pemprov Sulut Utus Peserta Pertukaran Pemuda Indonesia-Australia

Manado, PilarSulut.com – Pembukaan kegiatan seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara (Indonesia-Australia) di Provinsi Sulawesi Utara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *