Menyatu dengan Kearifan Lokal, OD-SK Enjoy Kenakan Gaun Kuning di Upacara Adat Tulude

Menyatu dengan Kearifan Lokal, OD-SK Enjoy Kenakan Gaun Kuning di Upacara Adat Tulude

Manado, PilarSulut.com – Kearifan Lokal harus diakui milik setiap warga tanpa melihat latar politik. Karena kearifan lokal merupakan kekayaan yang paling hakiki menembus batas-batas dalam tatanan sosial kegidupan masyarakat.

Kepemimpinan adalah Teladan, ternyata bukan hanya sebatas slogan, tapi ikut mewarnai Kepemimpinan Duet Sulut, Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw (ODSK) dalam setiap momentum, terlebih saat keduanya melebur bersama di Upacara Adat Tulude, milik warga Nusa Utara.

“Ini merupakan kearifan lokal yang harus kita jaga dan terus lestarikan,” tandas Wagub Kandouw, Senin (03/02/2020) malam.

Menurut Wagub Kandouw, Kepemimpinan Gubernur Olly dan dirinya sebagai Wakil Gubernur merupakan milik semua warga Sulut dan kerja keras yang dilakukan keduanya, tentunya demi semua warga Sulut.

Sehingga warna khas suatu kearifan lokal, bukan jadi penghalang dalam memaknai adat istiadat yang menjadi kekayaan setiap etnis dan kebudayaan yang hidup di Bumi Nyiur Melambai Provinsi Sulawesi Utara hingga saat ini.

“Kearifan lokal menembus batas-batas sosio politik, yang patut dijaga bersama sebagai suatu kekayaan kita,” tambah Wagub Kandouw.

Hal ini terangkat ke permukaan, karena sudah menjadi rahasia umum bahwa ODSK berlatar warna merah, partai PDI Perjuangan, si Banteng Moncong Putih, partai besutan Megawati Soekarnoputri.

Namun pemandangan berbalik 360 derajat justru terlihat saat ODSK dalam kapasitas sebagai Pemimpin Sulut, menghadiri upacara Adat Tulude di dua Kabupaten; Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Sitaro baru-baru ini.

ODSK justru tampak enjoy berbalut pakaian berwarna serba kuning dari penutup kepala hingga celana.

Di Upacara Adat Tulude Kabupaten Sangihe yang digelar di Pandopo Rudis Bupati di Tahuna Jumat (31/01/2020), pasangan OD-SK yang didampingi kedua istri tercinta Ny Ir Rita Dondokambey-Tamuntuan serta Ny dr Devi Kandouw-Tanos MARS, bersama Bupati Sangihe Jabes Gaghana, Wabup Helmud Hontong, plus Sekprov Edwin Silangen SE MS, mengikuti semua prosesi adat dengan pakaian adat Sangihe, selama hampir 3 jam.

Pun pada Tulude Kabupaten Sitaro yang dipusatkan di Lapangan Akesambeka Ulu Siau, Sabtu (01/02/2020) SK juga mengenakan pakaian adat berwarna kuning.

Didampingi Bupati Sitaro Eva Sasingen, Wabup John Palandung, juga Sekprov Edwin Silangen, SK mengikuti semua upacara adat dengan penuh khidmat.

Itulah, kearifan lokal yang menjadi kekayaan masyarakat adat di masing-masing etnis yang ada di Sulut. (*)

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *