PT MSM/TTN Salurkan CSR untuk Kesejahteraan Masyarakat Sekitar Lingkar Tambang

PT MSM/TTN Salurkan CSR untuk Kesejahteraan Masyarakat Sekitar Lingkar Tambang

Direktur PT MSM dan PT MSM, David Sompie /Khay 

Minut, PilarSulut.com – Langkah sosial oleh perusahaan tambang emas Meares Soputan Minning dan Tambang Tondano Nusajaya (PT MSM/TTN) di Kabupaten Minut Provinsi Sulawesi Utara perlu diapresiasi. Bagaimana tidak, tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) benar-benar tersalurkan dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar lingkar tambang tersebut.

Direktur PT MSM dan PT MSM, David Sompie kepada awak media menuturkan bahwa ini merupakan tanggung jawab perusahaan melalui CSRnya untuk mensejahterakan masyarakat dan ini diatur oleh undang-undang negara kesatuan republik Indonesia.

CSR disalurkan dalam bentuk bantuan dimana ada keterlibatan atau kerja sama perusahaan dengan pemerintah baik pusat maupun daerah bahkan dengan pemerintah Desa setempat agar bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.

Pemberian CSR dalam bentuk program itu terbagi dalam beberapa bidang yang tentunya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, seperti pendidikan, peternakan pertanian dan perkebunan.

Di bidang pendidikan misalnya, hingga saat ini telah mengirim atau memberikan beasiswa kepada 21 anak untuk menempuh pendidikan di Negara Taiwan dan ada juga yang sudah selesai. Kemudian juga beasiswa diberikan kepada 50an anak sekitar tambang untuk untuk belajar ke Negara Cina.

Sementara di bidang peternakan juga telah dibuat kelompok dan dibina dan dibuat pelatihan oleh PT MSM/TTN dan pihak terkait.

“Di bidang peternakan, ada ternak babi ayam itik. Kemudian di bidang perkebunan kita bekerja sama mengembangkan jagung, padi, dan mengembangkan perkebunan kelapa yang ada di daerah ini, memanfaatkan hasil hasil kelapa yang ada disini,” ujar Sompie di area lokasi PT MSM/TTN di Minut kepada awak media, Selasa (10/12/2019).

Untuk itu, lanjut Sompie, kami membuat industri dari bahan bahan dasar kelapa untuk bisa menjadi produk unggulan bagi daerah ini. Nanti tahun depan kita akan keluarkan produk unggulan.

“Jadi rahasia sampai tahun depan,” kata Sompie seraya menyebutkan kita mengembangkan program latihan untuk mengembangkan sabuk kelapa dan produk produk kelapa lainnya di Pinene atau lingkaran PT MSM/TTN.

“Investasi mesin, pelatihan itu sudah kita kembangkan dan beberapa kesempatan malah Itu menjadi objek turis untuk melihat kerajinan kerajinan berbasiskan kelapa”, katanya.

Dikatakannya, nanti tahun depan kita akan memulai kerjasama dengan pemerintah dan badan usaha Desa yang ada di Desa-desa dekat tambang yang kebetulan akan mengembangkan produk kelapanya.

“Kita kembangkan industri mesinnya. Jadi bagaimana mesinnyna berguna bagi industri kelapa itu yang kita pasok ke masyarakat sini. Ini kolaborasi pemerintah dan PT MSM yang sangat baik,” tutup Sompie. (Khay)

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *