Banner Bawah Utama

Konferwil XI NU Sulut Dipastikan Tanggal 13 – 15 Juli 2019

Konferwil XI NU Sulut Dipastikan Tanggal 13 – 15 Juli 2019

Manado, PularSulut.com – Alhamdulillah panitia telah menetapkan kepastian pelaksana Konferensi Wilayah (Konferwil) XI Nahdatu Ulama (NU) Sulut tanggal 13-15 Juli 2019 di Hotel Aston Manado. Persiapan sudah 70 persen dan saat ini panitia tetap bekerja secara intens membenahi dan mempersiapkan hal hal yang berkaitan dengan pelaksanaan Konferwil tersebut.

Hal tersebut disampaikan Ketua Konferwil XI NU Sulut, Ulyas Taha kepada pilarsulut.com, Rabu 09(11/07/2019).

“Termasuk bahan-bahan dan materi yang akan dibahas yaitu, pokok, program kerja, materi batsul dinniyah/keagamaan, pengembangan organisasi dan rekomendasi/tausyiah,” jelas UT sapaan akrabnya.

Dikatakannya, sehubungan dengan dinamika yang berkembang tentang siapa yang akan memimpin NU Sulut ke depan, sebagai kader yang besar di NU saya kira ini cukup membanggakan karena begitu banyak orang NU yang tertarik untuk menjadi orang nomor 1 di organisasi besutan para ulama ini.

“Kalau kita mereview pada 20-25 tahun lalu untuk mencari dan mengajak orang untuk masuk NU saja susahnya luar biasa, pada saat itu saya dipercayakan sebagai Sekretaris PWNU Sulut (2003/Sekretaris Termuda), sebelumnya saya dipercayakan sebagai Sekretaris LKKNU Sulut dari tahun 1997-2003 setelah melepas jabatan sebagai Ketua Umum PMII Korcab Sulut,” jelas Ulyas lagi.

Lanjutnya dia, menanggapi status yang berkembang di medsos, saya sebagai salah seorang yang digadang gadang juga untuk maju sebagai ketua Tanfidziyah NU Sulut, tentu berharap bahwa siapapun punya hak dan kesempatan untuk mengabdi di NU dan tidak perlu kita saling menjegal, sebab NU ini adalah oraganisasi besar dan ada aturan mainnya (AD/ART).

Dan kalaupun ada yang merasa tidak nyaman dengan narasi yang dibuat oleh kelompok/anak muda NU tidak perlu kita tanggapi secara berlebihan, anggaplah itu sebagai ujian mereka (anak muda NU-red) kepada kita mampu tidak menghadapi situasi dan kondisi yang akan dihadapi NU ketika kita dipercayakan menajdi Ketua PWNU.

“Untuk itu, prinsip saya adalah semakin banyak kandidat yang ingin maju memimpin NU, itu pertanda bahwa organisasi ini sehat dan dinamis,” tutup UT. (A Husain)

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *