Banner Bawah Utama

Baznas Sulut Canangkan Kampung Pesantren di Sangihe

Baznas Sulut Canangkan Kampung Pesantren di Sangihe

Sangihe, PilarSulut.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) secara resmi mencanangkan kampoeng Pesantren Kampung Talawid di Kecamatan Kendahe, Kabupaten Sangihe,

Launching Kampung Pesantren Talawid binaan Baznas Sulut ini, dirangkaikan dengan Halal Bihalal bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe pada Sabtu (22/06/2019) lalu.

Ketua Baznas Sulut Abid Takalamingan mengatakan, Kampung Pesantren Talawid adalah salah satu aplikasi nyata Baznas Sulut dalam mensejahterakan kaum dhuafa, khususnya melalui zakat yang disalurkan ke Baznas Sulut.

“Kampung Pesantren Talawid dikelola melalui Zakat Community Development (ZDC) untuk meningkatkan taraf hidup daerah yang masuk kategori Indeks Desa Zakat (IDZ). Dipilihnya Talawid, karena 60% penduduknya masuk kategori miskin,” terang Takalamingan kepada sejumlah awak media, Selasa (25/06/2019).

“Alhamdulillah, Pemprov Sulut dan Pemkab Sangihe sangat mendukung program ini. Bahkan saat launching, Asisten 1 Setdaprov Sulut, Wabub Sangihe, dan unsur Forkompida Sangihe serta tokoh lintas agama, turut hadir dan ikut meninjau langsung kegiatan di Kampung Pesantren Talawid,” jelasnya.

Abid yakin, dengan didukung penuh Baznas Sulut melalui 5 program hebatnya (Sulut Cerdas, Sulut Makmur, Sulut Peduli, Sulut Sehat, dan Sulut Taqwa), kelak Kampung Pesantren Talawid bakal menjadi destinasi wisata religius di Sulawesi Utara.

“Kampung Pesantren Talawid adalah satu-satunya daerah yang mempraktekkan program hebat Baznas Sulut. Selain itu, di Kampung Talawid banyak kita temukan spot-spot yang menarik bagi wisatawan yg blm banyak d ketahui banyak org di antaranya Danau kecil srtinggi bahu orang Dewasa yg airnya walau datang musim kemarau tidak pernah surut dari dahulu dan banyak lagi Destinasi Wisata lainnya,” tutur Aba Abid sapaan Akrabnya.

“Target kami dari Baznas Sulut, Kampung Pesantren Talawid kelak bisa menjadi destinasi wisata religius di Sulawesi Utara, khususnya di Kabupaten Sangihe,” pungkasnya. (*/A. Husain)

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *