Banner Bawah Utama

Aksi Perusakan APK di Mitra Jadi Sorotan Masyarakat

Aksi Perusakan APK di Mitra Jadi Sorotan Masyarakat

Vidy Ngantung

Mitra, PilarSulut.com – Aksi perusakan Alat Peraga Kampanye (APK) semakin marak di Mitra, baru menjelang Satu bulan ini sudah tiga kasus aksi perusakan baleho milik sejumlah calon legislatif (caleg). Hal pun menuai sorotan dari masyarakat. Pasalnya aksi yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab tersebut dinilai bisa menjadi pemicu konflik.

Untuk itu, pihak kepolisian dan Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) didesak untuk menelusuri pelaku perusakan baliho caleg yang terjadi di sejumlah titik.

“Dimintakan untuk pihak aparat kepolisian dan panwas agar harus usut tuntas siapa pelaku pengerusakan baliho ini. Apalagi ini terjadi di beberapa titik. Sehingga diduga kuat tindakan tersebut ada kesengajaan”, desak Ketua Gerakan Masyarakat (Gema) Mitra Vidy Ngantung, Rabu (20/02/2019).

Bukan hanya itu, Ia menegaskan agar kasus ini harus dituntaskan, jangan sampai pihak-pihak yang merasa dirugikan ini, mengambil sikap untukn melakukan perlawanan.

“Kan begitu, jangan sampai para pendukung militan dari parpol dan caleg menyatakan sikap perlawanan, walaupun itu tidak diinstrukasikan oleh parpol atau caleg yang dirugikan ini. Tapi secara psikologis hal ini bisa terjadi, namanya juga pendukung, biasanya mereka bergerka tanpa harus diinstruksi dan di suruh”, ungkapnya.

Lanjutnya, dirinya menyayangkan tindakan pengerusakan tersebut terjadi jelang pesta demokrasi. Apalagi adanya aksi tak terpuji tersebut, menurutnya bisa saja memancing reaksi para pendukung yang baleho nya dirusak. Sehingga dapat mengganggu keamanan jelang pemilu.

“Pihak aparat wajib cepat bertindak. Terutama mengungkap siapa oknum yang melakukan pengerusakan terkesan terencana tersebut,” tambahnya.

Tambahnya, dirinya turut mengajak masyarakat agar mari sama-sama mengawal tahapan pelaksanaan pemilu. Supaya penyelenggaraan pemilu bisa berjalan dengan aman dan lancar.

“Peran serta masyarakat juga sangat dibutuhkan. Supaya kita bisa bersama wujudkan pemilu yang aman,” jelasnya.

Terpisah Kepala Kepolisian Urban Ratahan Kompol Ronny Tumalun saat diwawancarai terkait hal ini, Ia mengatakan pihaknya tak menagani pelanggaran yang berkaitan dengan pemilu.

“Itu wilayahnya Bawaslu untuk menindak, kalau kami hanya pengawasan. Karena pelanggaran Pemilu ranah Bawaslu dan Gakumdu, karena disitu sudah ada Bawaslunya, Penyidik dan Jaksa.”kata Tumulan.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Mitra Jobby Lungkutoy saat ditanyai soal sejumlah kasus pengrusakan APK, Ia menuturkan pihaknya masih melakukan pengkajian terhadap kasus ini.

“Ia sementara kita lakukan pengkajian, untuk sementara baru saksi saksi yang dimintai keteranga. Namun pejelasan saksi bahwa pelaku perusak APK ini tidak dikenal baik, sebab kejadiannya tengah malam. Tapi kami berusaha semak simal mungkin untuk mengejar pelaku perusakan APK ini”, ujarnya

Ia pun mengungkapkan, untuk kasus pertama sudah ditemukan pelakunya.

“Jadi pelaku sendiri yang menyerahkan diri ke pemilik baliho yang dirusak, dan sudah diselesaikan secara kekeluaragaan”. (*/thety)

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *