Keterbatasan Lahan, Peluang Jahe Merah Asal Kotamobagu Dilirik Investor Cina Pupus

Kotamobagu,PilarSulut.Com – Keterbatasan lahan dan kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap keuntungan menanam jahe merah di wilayah Kotamobagu menutup potensi ekonomi yang baru. Padahal jika hal ini bisa ditangkap dan dimanfaatkan dengan baik peluang ekonomi yang memberikan keuntungan cukup besar bisa didapatkan.

Jahe merah Kotamobagu rupanya beberapa waktu lalu sudah dilirik investor asal Cina, namun karena produksinya terbatas dan tidak berbanding dengan kebutuhan yang diinginkan oleh investor.

Hal inipun dibenarkan Sekretaris Kota (Sekot) Adnan Massinae, menurutnya hanya sebagai kecil warga Kotamobagu yang membudidayakan jahe merah ini, padahal dampak ekonomi yang bisa didapatkan dari membudidayakan tanaman ini cukup besar “Di Kotamobagu hanya ada beberapa warga saja yang menanam jahe merah ini, salah satunya saya. Tujuannya hanya buat obat, namun jahe merah ini rupanya sudah dilirik oleh investor China,”Ungkap Adnan.

Namun hal tersebut rupanya pupus, dikarenakan investor ini membutuhkan dalam jumlah besar “Ada kawan saya mengatakan, ada orang China yang mencari jahe merah tapi dalam jumlah besar, dan Kotamobagu sempat dilirik. Tetapi karena permintaan berton ton, sehingga kita tidak bisa memenuhi,”Jelas Adnan.

Sehingga iapun berharap warga Kotamobagu bisa mulai menanam jahe merah ini, tidak hanya untuk kepentingan ekonomi saja melainkan untuk kesehatan “Memang ini kalau ditangkap bisa menambah potensi ekonomi yang baru, asalkan ada lahan yang besar. Tapi kalau tidak ada, tanam saja untuk keperluan obat obatan,”Harapnya.

Penulis : Abdi F Sutomo

 

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Bukan Hanya SMK Icthus yang Ditutup, Gubernur Olly: Sudah 8 Sekolah Bermasalah yang Ditutup

Manado, PilarSulut.com – Terkait penutupan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Icthus di Kota Manado oleh pee …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *