Banner Bawah Utama

Yasti Resmikan Pencanangan Kampung KB di 13 Desa Se Kabupaten Bolmong

Yasti Resmikan Pencanangan Kampung KB di 13 Desa Se Kabupaten Bolmong

Bolmong,PilarSulut.Com – Bupati Bolaang Mongondow, Yasti Soepredjo Mokoagow mencanangkan Kampung Keluarga Berencana (KB) secara simbolis di Desa Solimandungan II, Kecamatan Bolaang. Pencanangan kampung KB ini diikuti 13 Desa di 12 Kecamatan, di Kabupaten Bolaang Mongondow. Minggu (14/10)

Hadir dalam pencanangan kampung KB, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara diwakili oleh Kepala Bidang Advokasi dan Informasi Jacky Sambuaga, SE. Seluruh Kepala Perangkat Daerah, Sangadi BPD, BKMT, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh pemuda, dan warga masyarakat.

Pencanangan kampung KB ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden, serta sebagai langkah nyata dari nawa cita ke-13, yang diwujudkan dalam Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Bupati Bolmong dalam kesempatan tersebut mengatakan, Kampung KB ini sebaagai miniatur pelaksanaan program KB secara terpadu dan komprehensif di tingkat desa dan kelurahan, yang dalam penerapannya turut dilakukan juga program pembangunan lainnya seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi sosial-budaya dan berbagai program penting lainnya.

“Kampung KB ini harus memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan yang terbaik. Selain itu juga sebagai wadah untuk memberikan akses pelayanan informasi pendidikan dan kesehatan,”Kata Bupati.

Pencanangan kampung KB ini harus di seriusi, salah satu tujuannya untuk mengantisipasi terjadinya ledakan penduduk di masa yang akan datang “Setelah pencanangan kampung KB di desa ini, harus dibarengi dengan pembuktian seluruh pasangan usia subur yang berada di desa Solimandungan II harus menjadi peserta KB aktif. Karena jumlah penduduk yang besar harus berkualitas,”Jelas Bupati.

Disamping itu, dirinya juga menghimbau kepada Instansi terkait agar terus melakukan sosialisasi program dua anak cukup serta menghindari 4T, karena slogan ini merupakan potret keluarga ideal “Dinas DPPKB harus secara rutin melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait program dua anak cukup. Dengan progam ini bisa membentuk keluarga yang sejatera, menjadi kehidupan keluarga yang saling toleran dan saling menghormati,”Imbuhnya. (Advetorial/**)

 

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *