Banner Bawah Utama

Diangkap Tidak Lagi Representatif, Pemkot Kotamobagu Bangun Puskemas Rawat Inap Baru di Kotobangon

Diangkap Tidak Lagi Representatif, Pemkot Kotamobagu Bangun Puskemas Rawat Inap Baru di Kotobangon

Kotamobagu,PilarSulut.Com – Untuk meningkatkan pelayanan public dalam bidang kesehatan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) membangun Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dengan fasilitas rawat inap. Pembangunan ini menyusul kondisi Puskesmas sebelumnya tidak layak baik dari sisi lokasi dan perluasan bangunan.

Menurut Walikota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara, sebelum meletakan batu pembangunan Puskesmas rawat inap yang baru di Kecamatan Kotamobagu Timur, tepatnya di Jln Jusuf Hasiru, Kelurahan Kotobangon. Bawah pembangunan Puskesmas yang layak serta memberikan akses yang baik bagi masyarakat di perlukan “Memang di Kecamatan Kotamobagu Timur itu ada Puskesmas, namun posisinnya yang tidak strategis, dan lokasi yang tidak bisa lagi dilakukan perluasan, sehingga Pemerintah mencari solusi membangun kembali,”Kata Tatong.

Lebih lanjut, Walikota Kotamobagu dua periode ini menurutkan proses mendapatkan anggaran untuk pembangunan Puskesmas dengan fasilitas rawat ini tidaklah muda “Anggaran pembangunan ini di ambil dar Dana Alokasi Khusus (DAK) dan untuk mendapatkan ini tidak mudah, saya harus berjuang. Sehingga turunlah anggaran sebesar kurang lebih Rp 16 Miliar yang terbagi dalam dua, yaitu Rp 6,9 Miliar untuk pembangunan gedung Puskesmas dan rumah dinas Dokter, serta Rp 10 Miliarnya untuk penyedian Alat kesehatan,”Tuturnya.

Dirinyapun berharap agar pembangunan yang dilakukan Pemerinta dapat dirasakan manfaatnya untuk masyarakat “Mudah mudah masyarakat bisa menerima manfaat dari pembangunan ini, dan bisa mengunakan serta menjaganya dengan baik,”Harap Tatong.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan menyampaikan, posisi Puskesmas lama tidak bisa lagi dilakukan penambahan bangunan “Lokasinya yang jauh dari jalan, tidak adanya lahan pakir, dan bagian belakangnya juga persawahan, sehingga untuk penambahan bangunan tidak dimungkinkan lagi,”Ucap Devi Ch Lala.

Penulis : Abdi F Sutomo

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *