Banner Bawah Utama

Terkait Pengembangan Pasar Genggulang Ini Pandangan Pengamat Ekonomi

Terkait Pengembangan Pasar Genggulang Ini Pandangan Pengamat Ekonomi

Kotamobagu,PilarSulut.Com – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menghadirkan pasar tradisional yang ramah lingkungan serta moderen di Kotamobagu terus dilakukan. Dari 4 pasar yang ada di Kotamobagu terdapat 1 pasar yang hingga saat ini terus dilakukan pengembangan baik pemenuhan fasilitas serta mendatangkan pedangang.

Upaya Pemerintah ini mendapatkan perhatian dari pengamat Ekonomi sekaligus akademisi asal Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK), Menurut kandidat Doktor pada Universitas Brawijaya Malang ini, ada beberapa hal yang perlu dilakukan Pemerintah untuk merangsang aktifitas jual beli di pasar Genggulang selain mengalokasikan anggaran.

“Pemerintah bisa berinovasi agar bisa menarik perhatian baik penjual dan pembeli. Bisa saja Pemkot mendatangkan pedangan disitu tapi apakah akan ada pembeli yang datang disitu. Nah disini perlu ada inovasi, misalnya menjadikan pasar Genggulang sebagai pasar tematik, semacam pasar buah, pasar sayur sehingga masyarakat yang ingin memenuhi kebutuhan akan sayur atau buah mereka hanya datang ke pasar Genggulang,”Ucap Indah Samuel.

Dirinyapun mengakui, upaya Pemkot mengalokasikan anggaran untuk memenuhi fasilitas penunjang pasar sudah tepat “Pemenuhan fasilitas pendukung seperti jalan dan bangunan memang sudah cukup baik. Namun harus sesuai antara perencanaan dan faktor external. Selain itu juga Pemkot bisa melakukan pelatihan bagi pedangang sehingga mereka bisa berinovasi, dibutuhkan juga dukungan dari masyarakat sekitar dan pelaku UMKM,”Kata Wakil Rektor II UDK, sembari menambahkan diperlukan juga menghadirkan terminal “Terminal juga diperlukan, agar pasar lebih ramai,”Pungkas Indah.

Sementara itu Herman Aray mengakui saat ini pihak dalam proses pembebasan lahan yang akan diperuntuhkan pelebaran jalan “Kita rencanakan jalan masuk pasar dilebarkan 24 Meter dan panjang 200 meter dengan anggaran 1,7 Miliar. Ini aka diperuntuhkan untuk pembebasan lahan, sedangkan pekerjaan jalan nanti pada 2019 melalui Dinas PU,”Terang Herman Aray

Penulis : Abdi F Sutomo

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *