Banner Bawah Utama

Politisi dan Akademisi Minta Gubernur Jangan Tutup Mata Atas Insiden Kecelakaan Kerja Di PT Conch

Politisi dan Akademisi Minta Gubernur Jangan Tutup Mata Atas Insiden Kecelakaan Kerja Di PT Conch

Bolmong,PilarSulut.Com – Insiden jatuhnya salah satu Warga Negara Asing (WNA) asal Cina yang bekerja sebagai karyawan konstruksi pada PT Sinoma Indonesia, dalam pembangunan pabrik PT Conch North Sulawesi Cement (CNSC) jumat 20/7, pukul 16.40 WITA, kemarin. Mendapatkan perhatian dari Anggota DPRD Bolmong dan Akademisi.

Menurut Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow, Yusra Al Habsyi. Insiden seperti itu bukan pertama kali, sehingga Pemprov Sulut jangan menutup mata “Dengan adanya kecelakaan kerja yang menimpa WNA Cina saat bekerja di pembangunan pabrik PT Conch menandakan tidak adanya penerapan Keamanan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang sesuai standar. Apa lagi dari informasi WNA Cina jatuh dari ketinggian, insiden seperti ini bukanlah pertama kali, sehingga saya meminta Gubernur Sulut tidak menutup mata,”Ucap Yusra.

Dirinyapun menegaskan Pemprov Sulut jangan membedakan antara karyawan asing dan karyawan Indonesia “Jangan karena yang jadi korban itu WNA lantas Gubernur tutup mata. Bisa saja ini terjadi pada karyawan asal indonesia atau warga BMR yang bekerja disitu, akibat tidak ada sikap tegas dari Pemerintah,”Tegas Yusra.

Hal yang sama juga disampaikan Akademisi asal Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK) dirinya menuding penerapan K3 masih rendah dengan adanya kejadian ini “Faktor K3 seperti kehati-hatian, pedisiplinan, kelengkapan alat keselamatan dan alat pelindung diri tidak diterapkan dalam perusahaan. Bahkan penanggungjawab K3 di PT Conch diduga tidak berfungsi, terlebih pada pengerjaan proyek berisiko tinggi guna mencegah banyak kecelakaan kerja yang akan terjadi,”Terang Rey Wahyudi Simbala.

Sebelumnya, juru bicara PT CNSC, Netha Dagrasi mengaku saat kejadian dirinya dalam keadaan bebas kerja atau Off kerja “Saya sekarang sedang Off kerja, makanya tidak tahu persis kejadia tersebut. Namun menurut para karyawan kejadiannya tadi sore, dan korban sudah di bawah ke RS,”Ujarnya.

Sementara itu dari informasi yang didapat awak media korban yang bernama Mr Huu setelah kejadian langsung dibawah RSUD Datoe Binangkang, namun karena kondisi dan alat yang tidak mendukung korban di rujuk ke RSU Prof Kandow.

Penulis : Abdi F Sutomo

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *