Banner Bawah Utama

Pjs Walikota Kotamobagu Buka Perayaan Binarundak

Pjs Walikota Kotamobagu Buka Perayaan Binarundak

Kotamobagu,PilarSulut.Com – Sudah menjadi agenda tahunan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, melaksanakan perayaan binarundak atau nasi jaha dalam bahasa Manado. Perayaan yang sudah berlangsung 11 tahun ini oleh warga Kelurahan Motoboi Besar, digagas oleh para pemudik warga asal Motoboi Besar yang bekerjaan diluar Daerah, dengan tujuan hari raya binarunduk menjadi ajang silaturahmi sesama warga Motoboi Besar.

Hari raya binarunduk yang dilakukan pada hari ke 4, usai lebaran  idul fitri ini oleh Pemerintah Kotamobagu sudah ditetapkan sebagai salah satu destinasi wisata local, disamping tujuan awalnya sebagai ajang silaturahmi antara warga Motoboi Besar.

Menurut, Lurah Motoboi Besar, Zulfan Pombaule hari raya binarundak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2007 “Atas usulan warga Motoboi Besar yang mudik atau kembali dari perantauan, agar dilaksanakan perayaan ini dengan tujuan sebagai saran silaturahmi sesama warga Motoboi Besar. Namun oleh Pemerintah Kotamobagu sudah mensupport dan menetapkan ini sebagai agenda wisata tahunan,”Ucapnya.

Sehingga Zulfan mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kotamobagu “Terima kasih yang tak terhingga atas dukungan Pemerintah. Apa lagi dengan kehadiran Walikota Kotamobagu dalam pelaksanaan ini, saya atas nama warga Motoboi Besar senang dengan kehadiran bapak,”Katanya.

Sementara itu, Pjs Walikota Kotamobagu, Rudi Mokoginta dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat idul fitri, Minal Aidin Walfaizin. Dengan adanya pelaksanaan ini dapat lebih meningkatkan hubungan ikatan silatuhrami diantara kita semua “Bulan ramadhan telah berlalu,untuk itu izinkan saja menyampaikan permohonan maaf pada warga, terlebih khusus warga Motoboi Besar. Semoga kegiatan ini bisa mempererat tali silaturahmi diantara kita semua. Semoga kita semua mendapatkan ampunan dari Allah Swt,”Ucap Mokoginta.

“Sekali lagi saya ijinkan saya pada kesempatan ini untuk mengajak seluruh warga, saling melepaskan dan menghilangkan semua ganjalan hati yang ada dalam diri kita masing masing, dan saling memaafkan atas semua kehilafan. Untuk bersilaturahmi tidak hanya gerak tubuh kita, namun kita juga harus melibatkan hati. Hati kita harus bisa tersenyum,”Ajak Mokoginta.

Lebih lanjut, dalam kesempatan tersebut juga, Asisten II Pemprov Sulut itu menyampaikan ucapan pamit “Mulai senin depan saya resmi kembali lagi ke Pemprov Sulut, menjalankan tugas sebagai Asisten II. Untuk itu, saya berharap silaturahmi diantara kita jangan sampai putus atau berhenti disini, saya ingin silaturahmi ini terus berlanjut,”Harapnya.

Sekedar informasih, perayaan binarundak tahun 2018 ini, Pemerintah Kota melalui Panitia local menyiapkan 2050 kg beras ketan, sedangkan jumlah keseluruhan beras ketan yang dibakar dalam perayaan binarundak kali ini hamper 4000 kg yang tersebar di 50 titik pembakaran. (Advetorial)

 

Penulis : Abdi F Sutomo

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *