Banner Bawah Utama

Pemkab Bersama Forkompimda Gelar Rapat Penutupan PETI Bakan

Pemkab Bersama Forkompimda Gelar Rapat Penutupan PETI Bakan

Bolmong,PilarSulut.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow memberikan perhatian serius terhadap Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) Bakan, Kecamatan Lolayan yang dalam beberapa tahun telah menelan puluhan korban jiwa.

Menyusul kejadian yang terjadi beberapa waktu lalu, 6 orang penambang ditemukan tewas tertimbun tanah pada lumbang galian.

Jumat 7/6, Pemkab Bolmong yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Tahlis Gallang bersama para asisten dan sejumlah SKPD mengelar rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) di Sekretariat Daerah dihadiri Kodim 1303, Polres Bolmong, Kajari dan Pengadilan Negeri yang mengeluarkan 4 rekomendasi tentang penutupan PETI Bakan.

Menurut Sekretaris Daerah, 4 rekomendasi ini akan mulai dilaksanakan dalam waktu dekat “Secara bertahap sudah mulai dilakukan, merekomendasi ke Pemprov Sulut untuk menutup PETI Bakan, serta sosialisasi penutupan pada warga Bakan dan pekerja tambang yang akan dilakukan Selasa pekan depan,”Ungkap Tahlis.

Selain itu juga, Pemkab akan menyurati pemilik dan pekerja tambang untuk mengosongkan wilayah tersebut “Sebelum penutupan secara langsung masyarakat kita surati secara resmi, dalam bentuk surat peringatan dan mencantumkan jangka waktu mereka harus mengosongkan lokasi tersebut,”Terangnya.

Lebih lanjut, Tahlis menyampaikan secara bertahap Pemkab akan merekomendasikan PETI di wilayah Bolmong untuk di tutup “Secara bertahap kita rekomendasikan PETI PETI diwilayah Bolmong di tutup,”Ucapnya.

Adapun 4 point yang dimaksud, sebagai berikut :

– Merekomendasi ke Pemerintah Provinsi Untuk menutup PETI Bakan

– Dalam efektiftas penutupan PETI Bakan, akan dibentuk tim terpadu didalamnya ada Pemprov Sulut, Pemkab Bolmong dan Forkompimda.

– Sebelum ditutup oleh tim terpadu dilaksanakan sosialisasi oleh Pemkab Bolmong dan Forkompimda yang akan dilaksanakan Selasa 12/6 pekan depan.

– Sebelum penutupan masyarakat diberikan surat secara resmi melalui surat peringatan dengan mencantumkan jangka waktu agar mereka sudah mengosongkan lokasi tersebut dan supaya secara bertahap mereka sudah membawah turun alat alatnya.

Penulis : Abdi F Sutomo

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *