Banner Bawah Utama

Lima Point Penting Jadi Pesan Bupati Bolmong Di Apel Bersama ASN

Lima Point Penting Jadi Pesan Bupati Bolmong Di Apel Bersama ASN

Bolmong,PilarSulut.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong mengelar apel kerja bersama usai menjalani libur selama 9 hari dalam rangka Idul Fitri. Apel kerja perdana dipimpin langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow, Yasti S Mokoagow bertempat di lapangan Kantor Bupati Bolmong, Desa Lalow.

Dalam kesampatan tersebut, Bupati Bolmong mengingatkan akan pelayanan public yang maksimal kepada masyarakat “Terus tingkatkan pelayanan prima kepada masyarakat, selalu bekerja dengan disiplin, cepat dan cermat. Hal ini penting untuk saya ingatkan selalu, karena kita dituntu untuk mampu menjaga kualitas pelayanan, serta mampu meningkatkan kinerja sesuai dengan tugas pokok kita,”Ucap Yasti.

 

 

Selian itu, Yasti mengungkapkan harapanya akan perkembangan Bolmong yang terus bergerak maju dan memiliki daya saing yang unggul.

“Tentunya saya dan masyarakat Bolmong mempunyai harapan yang sama yaitu melihat Daerah maju dan berdayasaing. Sehingga perlu kita respon dan tindak lanjuti bersama sama dengan kerja keras dan cerdas, karena Bolaang Mongondow hebat akan terwujud apa bila proses penyelenggaraan Pemerintah, pembangunan dan kemasyarakat dikelola oleh aparat yang professional dan memiliki kompetensi,”Harap Yasti.

Diakhir sambutannya, mantan Ketua Komisi V ini menyampaikan enam point penting sebagai himbau kepada seluruh jajaran ASN Pemkab Bolmong diantaranya.

“Pertama Terkait dengan pelaksanaan Pilkada di Kotamobagu, saya ingin mengajak kepada ASN Kabupaten Bolmong yang berdomisili di Kotamobagu untuk mengunakan hak pilihnya dengan sebaik baiknya dan menghindari golput. Saya ulangi untuk nomor 1 agar mengunakan hak pilihnya dengan sebaik baiknya. Kedua ; Terkait dengan hasil audit BPK atas pengelolaa keuangan Daerah tahun 2017 agar segera ditindak lanjuti, sesuai dengan batas waktu. Ketiga ; bagi para Camat, Lurah dan Sangadi untuk mendata kembali seluruh aset yang ada, karena permasalahan aset ini telah menjadi temuan yang berulang ulang. Keempat ; Untuk pengelolaan Dana Desa saya harapkan dilakukan sesuai dengan peraturan yang ada. Kelima ; Sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan beberapa waktu lalu, bagi ASN yang tidak mengikuti apel kerja perdana akan dikenakan sanksi pemotongan TPP sebesar 50 persen, untuk bagi para pimpinan SKPD dan camat agar dapat memasukan nama nama yang tidak mengikuti apel,”Himbau Yasti. (Advetorial)

 

Penulis : Abdi F Sutomo

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *