Banner Bawah Utama

Pemerintah Pusat Tetapkan Kotamobagu Sebagai Daerah Agropolitan

Pemerintah Pusat Tetapkan Kotamobagu Sebagai Daerah Agropolitan

Kotamobagu,PilarSulut.Com – Kota Kotamobagu bisa dikatakan Daerah yang cukup unik, meski berstatus Kota namun sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani, selain itu luas wilayah Kotamobagu yang hamper 100 Km ini rupanya memiliki luas lahan pertanian sebesar 4.119 Hektar.

Luas lahan tersebut terbagi dua, lahan persawahan 1619 Hektar, dan luas perkebunan 2.500 Hektar. Adapun jumlah warga Kotamobagu yang berprofesi sebagai petani mencapai 75 persen dari jumlah penduduk.

Berdasarkan tersebut Pemerintah Pusat telah menetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menegah Nasional (RPJMN) Kotamobagu sebagai Kota Agropolitan satu satunya di wilayah Sulawesi Utara (Sulut).

Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Pertanian, Muljadi Surotenojo “Ya, Kotamobagu satu satunya Daerah di Sulut yang ditetapkan dalam RPJMN sebagai Daerah Agropolitan dan ini masuk dalam program kerja Presiden Joko Widodo. Tentunya akan memberikan semangat baru baru bagi perkembangan pertanian kita, akan ada banyak bantuan pertanian. Dalam waktu dekat ini kita akan menyalurkan bibit jagung dan padi bagi petani Kotamobagu,”Kata Muljadi.

Lebih lanjut Muljadi menambahkan, penetapan Kotamobagu sebagai Kota Agropolitan dengan melihat pembangunan ekonomi yang berbasis pertanian “Melalui program programnya, Pemerintah Kotamobagu dianggap mampu mensinergi setiap potensi yang ada di Daerah, salah satunya mengembangkan kawasan pedesaan,”Ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang pada BAPPEDA Kotamobagu menjelaskan suksesnya Kotamobagu dalam hal ini, dikarenakan perhatian yang diberikan Pemerintah terhadap perkembangan kawasan pedesaan cukup besar. Dimana sebagai salah satu syaratnya pengembangan wilayah berdasarkan keterkaitan ekonomi. Dimana produksi pangan dilakukan secara utuh, menyeluruh, berdaya saing, berbasis kerakyatan, berkelanjutan, terdesentralisasi dan digerakan langsung oleh masyarakat dan difasilitasi oleh Pemerintah.

 

Penulis : Abdi F Sutomo

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *