Banner Bawah Utama

Kolombeng Jadi Pesaing Kacang Goyang

Kolombeng Jadi Pesaing Kacang Goyang

Kotamobagu,PilarSulut.Com – Bukan hanya kacang goyang yang menjadi favorit dan ole ole masyarakat Kotamobagu, namun salah satu kue kering seperti kolombeng jadi incaran bagi para penikmat kue ini. Untuk wilayah Kotamobagu sendiri terdapat dua tempat berbeda yang jadi sentral pembuatan kue Kolombong tersebut yaitu Desa Poyowa Besar I, dan Kelurahan Molinow.

Sarija Paputungan (65 thn), warga asal Kelurahan Molinow, Kecamatan Kotamobagu barat sudah mengeluti pembuatan Kolombeng ini selama 30 tahun. Menurutnya dalam sehari Sarija yang biasa dipanggil Mama Sa bisa memproduksi kue Kolombong sebanyak Sepuluh Bak, atau Seribu kue “Dalam sehari kami disini bisa membuat sepuluh bak kue kolombeng, dengan dibantu tiga karyawan,”Kata Mama Sa.

Sarija menuturkan, bisnis kue Kolombeng tersebut punya prosepek yang menjanjikan. Sebagai bukti, usaha yang sudah ditekuni sejak 30 tahun ini sudah menyebar luas ke Daerah daerah tetangga.

“Untk local sudah masuk ke swalayan, dan ada juga pemesanan dari Daerah daerah terluar. Seperti Bandung, Bogor, Jakarta. Disana ada banyak Saudarah saudarah yang ikut memasarkan kue ini,”Ujarnya.

Capaian tersebut rupanya berkat perhatian dari Pemerintah Kotamobagu. Komitmen Pemerintah Ir Hj Tatong Bara, dalam mengembangkan usaha mikro diwilayah Kotamobagu dengan memberikan dukung bantuan terhadap industry rumah “Ya, Tahun 2017 lalu saya pernah menerima bantuan dari Pemerintah Kotamobagu. Berupa mesin pres label, dengan begitu kue ini sudah mempunyai label dan ciri khas Kotamobagu,”Ungkap Sarija.

Sementara itu, Kepala Bidang Perindustrian, Fadlun Paputungan mengakui. Pemerintah Kotamobagu sangat berkomitmen mendorong perkembangan UKM ini “Komitmen yang dimiliki Pemerintah Kotamobagu itu dalam bentuk nyata, pemberian bantuan alat untuk mendorong berkembangnya usaha usaha ini

Terpisah, Kepala Bidang Perindustrian Fadlun Paputungan menambahkan, Pemerintah saat ini terus mendorong para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kotamobagu.

“Dorongan ini dibuktikan dengan pemberian bantuan yang disalurkan kepada pelaku UKM berupa mesin pres label halal. Disamping itu, kami juga berupaya memasarkan produk-produk lokal yang ada di kotamobagu,”Ungkap Paputungan.

 

Penulis : Abdi F Sutomo

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *