Banner Bawah Utama

Yasti Ingatkan Kades, Penggunaan Dana Desa Harus Jelas

Yasti Ingatkan Kades, Penggunaan Dana Desa Harus Jelas

Bolmong,PilarSulut.com – Pengalokasian Dana Desa yang dimulai sejak tahun 2016 telah memberikan dampak positif bagi pembangunan Desa. Kemajuan dari segala sector begitu terasa dengan adanya Dana Desa tersebut, namun Pengalokasian Dana Desa dengan jumlah yang mencapai Miliaran bagi setiap Desa tentunya membuka potensi penyalahgunaan, apa terlebih bagi sebagian Desa adalah hal baru dalam pengelolaan keuangan mencapai angka Miliaran rupiah.

Untuk meminimalisir penyalahgunaan Dana Desa, serta mendorong pengelolaan Dana Desa tepat sasaran, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, tahun 2018 mengelar sosialisasi Peraturan Bupati Tentang Dana Desa dan Alokasi Dana Desa.

Sosialisasi tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow, Yasti S Mokoagow, dan didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Kepala Inspektorat, Kepala Dinas Pendidikan, dan sejumlah Tenaga Ahli Pendamping Desa.

Yasti dalam sambutannya menyampaikan dengan adanya pengalokasian Dana Desa saat ini, Desa tidak lagi hanya sebagai focus pembangunan, namun menjadi perancang pembangunan “Bukan lagi sebagai objek pembangunan, tapi sudah menjadi subjek yang berperan aktif sebagai motor pengerak pembangunan, dan ini tertuang dalam Undang Undang Nomor 6 tahun 2016 Tentang Desa,”kata Yasti dihadapan Kepala Desa (Kades) se Kabupaten Bolmong.

Selain itu, mantan Ketua Komisi V DPR RI ini juga menyampaikan 4 point penting bagi Kepala Desa menyangkut pengelolaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa “Ada beberap hal yang perlu saya sampaikan dan tekankan pada kesempatan ini, pertama, Dana Desa sebagai salah satu factor penunjang pengurang angka kemiskinan, sehingga saya ingatkan penggunaan Dana Desa harus sesuai dengan aturan, Kedua Dana Desa dalam berbagai bentuka bukan milik pribadi, sehingga penggunaanya harus melibatkan seluruh perangkat Desa dan masyarakat, Ketiga Mengelola Dan Desa harus berdasarkan pada aturan, prioritas pembangunan harus memperhatikan tipologi Desa, yaitu Data keadaan dan karakteristik Desa, sebab para Kepala Desalah yang paling tau kondisi Desanya, Keempat terakhir para Camat sebagai wakil Pemerinta Daerah di wilayah agar dapat memperhatikan dan melakukan pengawasan terhadap pengelolaan Dana Desa, sehingga tidak menyimpang dan berjalan sesuai dengan aturan perundang undangan,”pungkas Yasti. (Advetorial)

 

Penulis : Abdi F Sutomo

 

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *