Banner Bawah Utama

Pemkot Kotamobagu Uji Publik Perda Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Traficking

Pemkot Kotamobagu Uji Publik Perda Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Traficking

Kotamobagu,PilarSulut.com – Tingginya angka perdangangan manusia terutama perempuan dan anak serta kekerasan fisik dan seksual, diwilayah Sulawesi Utara (Sulut). Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A) mengelar uji publik Peraturan Daerah (Perda) Sulut, Nomor 1 tahun 2014 tentang Perdangangan Manusia (Traficking).

Pejabat Walikota Kotamobagu, Muh Rudi Mokoginta dalam sambutannya menyampaikan, dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir jumlah perempuan dan anak yang menjadi korban traficking semakin banyak.

“Tahun 2017 jumlah korban traficking Provinsi sulut berjumlah 27 kasus. Sedangkan untuk kekerasan perempuan dan anak, mencapai 127 orang. Khusus, Kotamobagu, kererasan perempuan dan anak, berjumlah 11 orang sememtara trafikking belum ada,” jelas Mokoginta.

Menurut Mokoginta diperlukan pencegahan dini untuk menghilangkan tindak kekerasan dan traficking “Sulut cukup terkenal dengan anggapan miring, tentang traficcing. Namun, ini tidak sesuai dengan kenyataan. Hal ini bisa dibantah, berdasarkan data yang ada,”Jelasnya.

Selain itu Pj Walikota mengimbau, agar masyarakat Kotamobagu sama-sama mencegah terjadinya tindak kekerasan dan traficking di Daerah ini “Butuh instrumen hukum yang kuat, untuk mengatasi masalah ini, DP3A diharapkan bisa mensosialisasikan Perda ini, harus kerja keras agar kasus bisa diminimalisi,”Imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas DP3A, Rafiqa Bora menjelaskan uji publik ini, bertujuan mengatasi masalah Traficking yang ada diwilayah Sulut ini.

“Perempuan Kotamobagu, harus menjadi mandiri dan tanguh yang tidak termarjinal dan terintimidasi,”Jelasnya, sembari menambahkan masyarakat Kotamobagu harus waspada karena posisi Kotamobagu sangat strategis “Memang belum ada kasus Traficking diwilayah Kotamobagu, namun di Daerah tetangga sudah ada. Sehingga masalah membutuhkan perhatian serius,”Tambah Bora.

Penulis : Abdi F Sutomo

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *