Ciptakan Pilkada Aman, Polres Minsel Gelar Pertemuan dengan Tokoh Masyarakat

Foto saat Kapolres Minsel, AKBP Arya Perdana, SH SIK MSI menggelar kunjungan kerja dan tatap muka bersama Pemerintah, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Ratahan, Ratahan Timur dan Pasan Jumat, (04/08/2017)

 

Mitra, PilarSulut.com – Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dipastikan pada tahun 2018 mendatang bakal digelar pemilihan kepala daerah (Pilkada). Untuk itu, semua stakeholder diminta untuk menjaga serta menciptakan suasan berlangsungnya proses Pilkada yang aman dan sukses.

Untuk menjaga proses berlangsungnya Pilkada di daerah itu (Kabupaten Mitra-red) yang kondusif maka tentunya pihak Kepolisian mempunyai peranan penting dalam mewujudkan hal tersebut dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut bersama sama guna kepentingan masyarakat Mitra.

Guna menciptakan kondisi tersebut, Polres Minsel yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Arya Perdana, SH SIK MSI melakukan kunjungan kerja dan tatap muka Kapolres bersama Pemerintah, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Ratahan, Ratahan Timur dan Pasan pada Jumat, (04/08/2017).

Kapolres Arya Perdana pada kesempatan tersebut menuturkan hal ini dilakukan selain sebagai pendekatan kepada masyarakat juga mecari keluhan keluhan masyarakat sehingga ketika bertindak akan lebih tepat sasaran.

“Jadi kita berusaha untuk tindakan preventif mendekatkan diri kepada masyarakat dan mencari keluhan-keluhan masyarakat agar kita bertindak lebih pas”, ujar Kapolres.

Lanjut Kapolres, kalau nanti dari masyarakat ada keluhan atau ada permasalahan diselesaikan dengan cepat agar tidak ada gejolak pada Pilkada Mitra.

“Sampai sekarang sudah dimulai tahapan tahapan. Mulai Agustus akhir, sosialisasi seperti ini kepada masyarakat supaya tidak ada yang Miras atau Sajam. Kalau ada permalahan diselesaikan dengan baik. Jangan mau terprofokasi oleh orang yang mau memecah belah kita”, tandas Kapolres.

kapolres-akbp-arya-perdana-sh-sik-msi Kapolres Minsel, AKBP Arya Perdana, SH SIK MSI

Selain itu dirinya juga meminta agar disetiap pos penjagaan atau pos Kamling tidak ada barang Sajam (senjata tajam) karena itu menyalahi aturan. Polres akan merazia pos pos jika kedapatan akan diambil.

“Kalau di pos jaga tidak boleh ada sajam. Itu kan melanggar aturan. Jadi kalau ada pos jaga tidak perlu ada Sajam dan kalau mau bantuan senjata dari Polisi atau TNI. Jadi kita akan razia ke pos-pos. Kalau ada Sajam kita akan ambil”, tegas Kapolres. (Thety Metuak)

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Popularitasnya Terus Melejit, Joune Ganda Pastikan Tetap Ikuti Mekanisme Partai

Minut, PilarSulut.com – Popularitas Joune Ganda SE untuk masuk bursa Bakal Calon Bupati Minahasa Utara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *