Gubernur Warning Sangadi dan Pendamping Desa di Bolmong Soal Penggunaan DanDes

Bolmong, Pilarsulut.com – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey, mengikuti rapat pembahasan prioritas penggunaan Dana Desa (DanDes) tahun anggaran 2017 yang digelar di kantor Bupati Bolaang Mongondow, Selasa (07/02).

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa hal ini dilaksanakan untuk mencapai visi dari pembangunan bangsa ini sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019.

“Dana desa harus dapat dipahami dana yang bersumber dari Angaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang diperuntukkan untuk desa ditranfer melalaui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kabupaten/kota dan digunakan untuk membiayai penyelengaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat. Dengan tujuan untuk meningkatkan  kesejahteraan pemerataan pembangunan desa melalui peningkatan pelayanan publik di desa, memajukan perekonomian desa, mengatasi kesenjangan pembangunan antar desa serta memperkuat masyarakat desa sebagai subyek dari pembangunan,”  kata Gubernur.

Untuk tahun 2016, pemerintah telah mengalokasikan DanDes untuk 1.504 desa se-Sulut sebesar Rp.911.498.499.000,- milyar, meningkat 100% dari jumlah tahun sebelumnya (2015) yakni Rp 402.5 milyar.

Khusus untuk kabupaten Bolaang Mongondow sendiri tahun  2016 mendapat alokasi sebesar Rp.119.867.236.000 untuk 200 desa.

“Untuk tahun 2017 ini guna efektif dan efisien penggunaan dana desa telah ditetapkan peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI No 22 tahun 2016 tentang penetapan priotitas penggunaan dana desa tahun 2017, sebagaimana amanat pasal 2 permendes no 22 tahun tahun 2017 bertujuan memberikan acuan program dan kegiatan bagi penyelengaraan kewenangan hak asal usul dan kewenangan lokal berskala desa yang dibiayai oleh dana desa, memberikan acuan bagi pemerintah kabupaten/kota menyusun pedoman teknis penggunaan dana desa dan memberikan acuan bagi pemerintah pusat dalam pemantauan dan evaluasi penggunaan dana desa,” jelas Gubernur.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga memperingatkan kepala desa Pendamping Desa untuk tetap sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam menjalankan tugasnya, dalam hal ini Gubernur sebagai penanggung jawab di provinsi Sulut.

“Jangan salahkan Gubernur kalau tahu para Sangadi dan pendamping desa tidak sejalan dan tidak searah dengan kebijakan ini. Jadi, saya kira penegasan ini perlu.dikawal agar program pemerintah pusat berupa DanaDesa betul-betul dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” tegas Gubernur.

Disampaikan Gubernur, Pemerintah provinsi akan mengawal bantuan dana desa ini sampai ke masyarakat dan dipergunakan harus sesuai dengan peruntukan serta sesuai dengan aturan yang ada.

“Karena, saya dipilih masyarakat Sulut selama lima tahun untuk mengawal kebijakan pemerintah pusat. Untuk itu, saya wajib mengawal semua program bapak Presiden Jokowi agar tidak disalah gunakan,” tutup Gubernur.

Turut hadir, Anggota DPRD Sulut, Ketua DPRD Bolmong, jajaran pejabat eselon II lingkup Pemprov Sulut, jajaran Pemkab Bolmong, Camat, Sangadi, tokoh agama, tokoh masyarakat serta para pendamping  desa, fasilitator serta tamu undangan lainnya. (PS)

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

11 Pejabat Seleksi Terbuka Pemkot Kotamobagu Dilantik

Kotamobagu,PilarSulut.com – Sekretaris Kota (Sekot) Kotamobagu, Adnan Massinae yang mengantikan Walikota Kotamobagu, Ir Hj Tatong …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *