Banner Bawah Utama

Pemimpin Al-Qaeda Tuding Pemimpin ISIS Pembohong

Pemimpin Al-Qaeda Tuding Pemimpin ISIS Pembohong

Internasional, Pilarsulut.com – Pemimpin kelompok teroris internasional Al-Qaeda, Ayman al-Zawahiri, mengecam kampanye progpaganda ISIS yang tidak jujur terhadap organisasinya. Ekstrimis asal Mesir itu menuduh pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi telah memfitnah Al-Qaeda.

Pernyataan al-Zawahiri itu tertuang dalam sebuah pesan audio yang ditemukan dan diterjemahkan oleh kelompok pengawas situs radikal yang berbasis di Amerika Serikat (AS), SITE Intelligence Grup.

Dalam pesannya, Zawahiri mengatakan al-Baghdadi telah menuduh bahwa Al-Qaeda menentang serangan sektarian terhadap Syiah dan siap bekerja dengan para pemimpin Kristen. “Pembohong bersikeras atas kepalsuan mereka, sampai-sampai mereka mengklaim kita tidak mencela Syiah,” kata Zawahiri dalam rekaman yang dirilis sayap media al-Qaeda itu seperti dikutip dari Al Arabiya, Jumat (6/1/2017).

Zawahiri membantah ia telah mengatakan bahwa orang Kristen bisa menjadi mitra dalam pemerintahan kekhalifahan Islam di masa depan. Ia hanya mengatakan bahwa mereka bisa pergi dengan urusan mereka di dalamnya.

“Apa yang saya katakan adalah bahwa mereka adalah mitra dalam negeri, seperti pertanian, perdagangan, dan uang, dan kami menjaga privasi mereka di dalamnya, sesuai dengan hukum Syariah kami,” katanya.

Zawahiri juga bersikeras dia tidak menyerukan serangan terhadap kelompok Syiah. Sebaliknya, ia menyarankan agar serangan terfokus pada pasukan yang dipimpin oleh Syiah Irak dan tidak ada kekejaman acak terhadap warga sipil.

“Saya telah mengatakan kepada mereka beberapa kali untuk berhenti meledakan pasar, husseiniyats dan Masjid, dan berkonsentrasi pada kekuatan militer, keamanan dan polisi dan milisi Syiah,” katanya. Husseiniyat adalah tempat ibadah kaum Syiah dan pasukan keamanan Irak, dalam pertempuran mereka melawan ISIS, yang didukung oleh milisi Syiah.

Zawahiri juga membantah tuduhan al-Baghdadi yang mengatakan Al-Qaeda telah mendukung penggulingan mantan presiden Mesir Mohammed Morsi, seorang Islamis yang berusaha untuk memerintah melalui pemilu. Pesan hari Kamis tidak termasuk rekaman Zawahiri salah berbicara.

Sumber: Sindo

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *