Banner Bawah Utama

BMKG Himbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah di Sulut

BMKG Himbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah di Sulut

Manado, Pilrsulut.com – Angin kencang disertai hujan menghantam kota Manado, Sulawesi Utara, dan sekitarnya, Minggu (8/1/2017) siang. Puluhan pohon tumbang ke badan jalan sehingga mengakibatkan kemacetan.

Dari pantauan awak media, di Kota Manado ada beberapa titik pohon tumbang yang mengakibatkan gangguan lalu lintas (lalin) antara lain di Jalan Sam Ratulangi, Jalan Ahmad Yani, sekitaran jalan di kecamatan Sario depan Lapangan KONI, traffic light Narwastu, traffic light Rike, kecamatan Malalayang, dan sekitaran Universitas Sam Ratulangi Manado.

Kasat Lantas Polresta Manado, Kompol Roy Tambajong mengatakan, beberapa titik lalin di kota Manado terganggu akibat adanya pohon tumbang ke badan jalan. Namun, beberapa pohon telah berhasil disingkirkan dari badan jalan sehingga arus lalin kembali berjalan dengan normal.

“Saya berharap kepada pengendara kendaraan bermotor agar bisa lebih berhati-hati untuk antisipasi pohon tumbang. Di Manado sendiri terjadi angin yang begitu kencang dan hujan, jadi saya mohon kiranya bisa berhati-hati,” ujar Tambajong.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) provinsi Sulut melalui akun Facebook memberikan peringatan dini cuaca provinsi Sulut Tanggal 08 Januari 2017 Pukul 12.50 Wita.

Disebutkan di akun facebook BMKG Sulut, ada potensi terjadi hujan berintensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang pada Pukul 12.55 Wita di wilayah kota Manado, kabupaten Minahasa Selatan, dan Minahasa.

Kondisi ini diprakirakan berlangsung hingga pukul 16.00 Wita dan meluas ke wilayah kota Tomohon, kabupaten Bolmong Utara, Bolmong, Kotamobagu, dan Minahasa Utara. Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa akibat angin kencang yang menghantam Kota Manado.

Sumber: Sindo/Valentino Warouw

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *