Presiden Ini Ketahuan Buka Film Porno saat Sidang

Internasional, Pilarsulut.com – Presiden Bolivia Evo Morales ketahuan membuka film porno dari ponselnya saat sidang di pengadilan internasional, hari Selasa. Ponsel sang presiden mengeluarkan suara desahan perempuan yang membuat pengunjung sidang terbahak-bahak.

Ponsel Presiden Morales semula membisu saat sidang berlangsung. Dia diduga tidak sengaja membuka film asusila dan suaranya mengganggu sidang pengadilan.

Wajah sang presiden, seperti dikutip dari Express, Rabu (28/12/2016), memerah ketika ponselnya tiba-tiba mengeluarkan suara tak pantas di ruang sidang. Spontan, Presiden Morales melirik ponsel yang dia genggam dan berusaha meredam suara bising itu.

Diduga gugup karena malu, ponsel itu justru terbang ke lantai. Presiden Morales bergegas bangkit dari tempat duduknya dan lekas mengambil ponselnya untuk mematikan film asusila.

Presiden berusia 57 tahun ini sudah memimpin negara di Amerika Selatan tersebut sejak tahun 2006. Morales saat ini sedang berjuang melawan kematian dari popularitas kubu sayap kiri di benua itu.

Morales mencoba maju dalam pemilu presiden untuk menjadi pemimpin Bolivia dalam periode keempat. Namun, sekitar 52 persen warga Bolivia menentang niatnya itu.

Dia ingin memperpanjang masa jabatannya melalui referendum nasional pada bulan Februari mendatang. Tapi, para penentangnya menilai langkah Morales bisa memicu perpecahan di dalam masyarakat Bolivia dan bisa menimbulkan kekerasan.

Kendati demikian, Morales tak peduli dan tetap ingin kembali berkuasa pada 2019 nanti. ”Jika orang-orang mengatakan, ‘mari kita pergi dengan Evo,’ maka mari kita lanjutkan untuk mengalahkan (kubu sayap) kanan dan berlanjut dengan proses kami,” katanya, beberapa waktu lalu.

Sumber: Sindo

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Hebat! Mahasiswa Unpar asal Manado Kibarkan Merah-Putih di Puncak Gunung Vinson Massif Antartika

Internasional, Pilarsulut.com – Tim The Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition Mahitala-Unpar (Wissemu) yang terdiri …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *