Banner Bawah Utama

PLN: Listrik di Sulut dan Gorontalo Surplus 70,9 Mega Watt

PLN: Listrik di Sulut dan Gorontalo Surplus 70,9 Mega Watt

Nasional, Pilarsulut.com – PT PLN (Persero) mempersiapkan dan siaga penuh untuk mendukung perayaan Natal Nasional yang dihadiri Presiden Joko Widodo yang dipusatkan di Tomohon, Kabupaten Minahasa, Selasa (27/12).

Guna mendukung kegiatan tersebut, saat ini Kondisi sistem kelistrikan Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) tengah surplus sebesar 70,9 Mega Watt (MW) dengan daya mampu 414,8 MW dan beban puncak mencapai 343,9 MW.

Serta akan ada tambahan pasokan listrik yang disuplai oleh PLTP Lahendong Unit 5 dan 6 sebesar 40 MW, hal ini semakin memperkuat Sistem Kelistrikan SulutGo.

“Kami bersiaga penuh untuk puncak perayaan Natal Nasional, segala persiapan termasuk memastikan kondisi pembangkit dan penyaluran beban sudah kami lakukan. Hal ini sesuai dengan standar operasional yang berlaku,” ujar General Manager Wilayah SulutGo Baringin Nababan di Jakarta, Senin (26/12/2016).

“Termasuk juga kami telah menyiapkan captive power disejumlah tempat seperti, genset mobile 100 kva di Bandara Internasional Samratulangi. Serta travo mobile 315kva dan genset 2×40 kva di lokasi perayaan Natal Nasional sebagai cadangan pasokan,” sambungnya.

Daya terpasang saat ini didapatkan dari sejumlah pembangkit existing di antaranya berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong yang memiliki 6 unit pembangkit, 4 unit telah beroperasi terpasang masing-masing 20 Mega Watt (MW), dan tambahan 2 unit yang baru masuk yakni PLTP Lahendong unit 5 dan 6 akan beroperasi akhir tahun ini (dengan skema IPP), dengan tambahan dua unit ini maka total kapasitas total terpasang dari keenam unit tersebut yakni sebesar 120 MW.

Listrik yang diproduksi PLTP Unit 5 dan 6 disalurkan ke jaringan transmisi dan distribusi PLN di sistem kelistrikan SulutGo untuk kemudian disalurkan kepada para pelanggan. Dengan adanya tambahan pasokan listrik dari unit 5 dan 6, rasio elektrifikasi (jumlah masyarakat yang terlistriki) di Sulut dapat meningkat.

Rasio elektrifikasi di Sulawesi Utara sendiri saat ini telah mencapai 90,15% meningkat 3,58 % dari tahun lalu. Hal ini dikarenakan telah beroperasinya PLTG Gorontalo September lalu dan juga PLTP Lahendong Unit 5 dan 6 tahun ini.

Sumber: Sindo

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *