Gubernur Himbau Pemerintah Kabupaten/Kota Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Gubernur Himbau Pemerintah Kabupaten/Kota Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Manado, Pilarsulut.com – Pemerintah provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut), menghimbau pemerintah di Kabupaten/Kota, untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakatnya, salah satunya di bidang kesehatan. Himbauan itu disampaikan oleh Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Jumat (23/12), di lobi kantor Gubernur.

Pemprov dalam hal ini mensupport peningkatan kesehatan masyarakat di Sulut melalui program-program kesehatan seperti halnya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang sangat berguna untuk masyarakat.

“Dengan adanya penandatanganan perjanjian kerjasama integritas Jamkesda ke JKN dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dengan para Bupati/Walikota,, diharapkan peningkatan masyarakat untuk BPJS bisa 100 persen. Sekarang ini dari data yang ada, baru 70 persen. Mudah-mudahan tahun 2017 sudah akan ada peningkatan lagi,” terang Gubernur.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulut, Jemmy Lampus, mengatakan pemerintah tetap melakukan upaya-upaya dalam pengembangan kesehatan. Hal itu diterangkannya saat memberikan kata pengantar dalam kegiatan ‘Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Intregritas Jamkesda ke JKN-KIS se-Provinsi Sulawesi Utara’ yang digelar BPJS Regional X Wilayah Sulut, Sulteng, Gorontalo dan Maluku, bertempat di Aula CJ Rantung Kantor Gubernur.

“Di jajaran kesehatan terus berbenah diri untuk melakukan pelayanan yang lebih baik, seperti halnya dengan upaya akreditas Puskesmas agar masyarakat akan lebih mendapatkan pelayanan kesehatan yang prima. Tujuan penandatanganan kesepakatan ini untuk mempercepat universal coverage,” terang Lampus.

Sementara itu, Ditektur BPJS, Fahmi Idris, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian penuh dari pemerintahan provinsi, kabupaten dan kota di Sulut atas kegiatan yang diselenggarakan oleh BPJS.

“Kita berharap bersama kiranya para masyarakat keseluruhan di Indonesia khususnya di provinsi Sulut sudah bisa merasakan jaminan kesehatan dengan pelayanan yang baik sehingga kesehatan masyarakat menjadi penting untuk menjadi perhatian bersama sebagaimana program dari pak Presiden dalam peningkatan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ungkap Idris.

Pada kesempatan itu, kepala BPJS Regional X, I Made Puja Yasa mengatakan, perkembangan JKN di Sulut sampai dengan tanggal 16 Desember berjumlah 1.722.446 dengan komposisi 48 persen penerima bantuan APBN, 10 persen Jamkesmas, 17 pengguna mandiri, 7 persen badan usaha serta PNS 12 persen.

“Jumlah masyarakat di Sulut jutaan jiwa, dan kami bersyukur untuk JKN di wilayah regional X di angka 82 persen di atas rata-rata angka nasional yang hanya 78 persen. Adapun untuk kerjasama rumah sakit (RS) di Sulut, dari 42 RS baru 36 RS yang kerja sama sedangkan 6 RS belum karena masih terkait administrasi dan izin operasional. Mudah-mudahan bisa ada komitmen dari RS yang belum untuk mempercepat pengurusannya agar segera medapatkan fasilitas dari JKN untuk peningkatan kesehatan masyarakat,” terang Puja Yasa.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah Bupati/Walikota serta yang mewakili, beserta para Kepala Dinas Kesehatan dari Kabupaten/Kota dan jajaran pegawai BPJS di Sulut. (PS)

 

 

 

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *