Headline

Tumbelaka: Sekda Kab/Kota Tidak Harus Putra/Putri Daerah

Tumbelaka: Sekda Kab/Kota Tidak Harus Putra/Putri Daerah

Manado, PilarSulut.com – Terkait kemungkinan sejumlah Sekretaris Daerah (Sekda) di Pemerintah Kabupaten/Kota yang diprediksi akan “ditarik” kembali kedalam jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) guna memperkuat “kabinet” OD-SK, maka dipastikan akan ada sejumlah jabatan strategis, khususnya Sekda Kab/Kota akan kosong dan perlu diisi, maka diharapkan jika nantinya akan diisi dari birokrat Pemprov untuk tidak harus dari putra/putri daerah.

Hal itu dikatakan pengamat politik dan pemerintahan provinsi Sulut, Taufik Tumbelaka kepada PilarSulut.com, Kamis (10/11) pagi ini.

Menurut tumbelaka, hal ini karena posisi Sekda adalah jabatan karier tertinggi dari birokrat dan juga dikalangan birokrat telah ditanamkan mental Abdi Negara, dimana masalah sentimen primordial seperti agama, asal-usul daerah, ras dan lainnya sudah bukan masalah dikalangan birokrat.

‘’Seorang birokrat telah terdidik dengan semangat kebangsaan dan telah sadar dimana posisi apapun terlebih khusus suatu posisi strategis akan dipercayakan kepada seorang birokrat karena dianggap layak dan mampu,’’ jelas jebolan UGM ini.

Ditambahkanya, hal ini perlu diingatkan terkait dugaan sejumlah posisi sekda Kab/Kota yang diduga akan lowong dan akan diisi birokrat dari Pemrov Sulut, yakni Sekda Manado, Sekda Minahasa Utara, Sekda Minahasa, Sekda Bitung dan Sekda Tomohon. (Khay)

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *