Kepala BNN Charles Nggili Ajak Masyarakat Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Manado, PilarSulut.com – Dalam rangka terus mensosialisasikan bahaya Narkoba di lingkungan masyarakat bahkan dalam lingkungan keluarga maupun tempat kita bekerja maka Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar diskusi terbuka dengan mengangkat tema “Asisitensi Dalam Rangka Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba di Instansi Swasta”, Selasa (09/11) bertempat di Ruangan Rapat Kantor BNN Sulut sore tadi.

Hadir langsung sebagai narasuber pada diskusi terbuka tersebut yakni kepala BNN Sulut, Drs Irjen Pol Charles Nggili serta diikuti puluhan wartawan dan beberapa karyawan swasta.

Dalam menyampaikan materi, dirinya mengungkapkan terkait peredaran Narkoba di wilayah sulawesi utara saat ini mengalami tren peningkatan walaupun tidak signifikan sehingga ini menjadi perhartian serius. Untuk itu dirinya meminta seluruh elemen masyarakat agar bersama sama membantu mencegah peredaran narkoba serta nyatakan perang terhadap narkoba.

“Peredaran narkoba di sulawesi utara saat ini mengalami tren peningkatan walaupun tidak signifikan. Kami tentunya meminta peran masyarakat besama kami dalam mencegah beredarnya narkoba di masyarakat,” minta Kaban BNN Sulut Charles Nggili sembari mengajak masyarakat nyatakan perang terhadap narkoba.

Selain itu, Charles juga meminta kepada masyarakakat jika dilingkungannya ada saudara atau tetangga yang dicurigai ada indikasi menggunakan narkoba maka jangan segan segan untuk lapor atau minta kepada BNN Sulut untuk di periksa orang tersebut demi kebaikan besama dan terhindar dari narkoba.

“Jika kemudian dalam lingkungan anda ada keluarga atau tetagga yang di curigai terindikasi menggunakan narkoba maka jangan segan segan untuk lapor ke kami (BNN-red). Kami akan turun langsung dan memeriksa. Jika kedapatan memakai narkoba maka akan di rehabilitasi dan jangan khawatir dia akan aman. Beda kalau dalam operasi tangkap tangan kemudian ditemukan kedapatan maka langsung diproses secara hukum. Hukumannya bisa berat, minimal 5 tahun maksimal hukuman mati,” tandas Charles Nggili yang sudah dua bulan jabat Kaban BNN Sulut. (Khay)

Komentar Facebook

komentar

Baca Juga

Bukan Hanya SMK Icthus yang Ditutup, Gubernur Olly: Sudah 8 Sekolah Bermasalah yang Ditutup

Manado, PilarSulut.com – Terkait penutupan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Icthus di Kota Manado oleh pee …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *