Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

Selasa, 3 Maret 2015  4:51:08 WITA

Site Search

31 Juli 1963 - Persetujuan Manila ditandatangani Federasi Malaya, Republik Filipina, dan Republik Indonesia

    Persetujuan Manila/istimewa

Tanggal publikasi: Kamis, 31 Juli 2015  Jam : 23:48:29       Dibaca: 197 kali

PilarSulut.com - Persetujuan Manila atau juga disebut Manila Accord adalah sebuah persetujuan berasal dari inisiatif Diosdado Macapagal yang ditandatangani pada 31 Juli 1963 oleh Federasi Malaya, Republik Indonesia dan, Republik Filipina, pertemuan berlangsung dari tanggal 7 sampai dengan 11 Juni 1963 bertempat di Manila.

Para negara-negara peserta ini telah bersepakat dengan keinginan rakyat Sabah (Borneo Utara) dan Sarawak sesuai dengan konteks dari Lampiran Resolusi Majelis Umum 1541 (XV), 4 Prinsip 9, dengan pendekatan yang segar sesuai menurut pendapat Sekretaris Jenderal PBB diperlukan untuk memastikan kepatuhan lengkap dengan prinsip penentuan nasib sendiri dalam persyaratan yang terkandung dalam Prinsip 9, dengan mempertimbangkan pemilu di Sabah (Borneo Utara) dan Sarawak melalui sebuah pemilu bebas dan tidak ada paksaan.

Persetujuan ini terdiri dari serangkaian Deklarasi Manila antara Federasi Malaya, Republik Indonesia dan Republik Filipina dan Pernyataan Bersama dengan Federasi Malaya, Republik Indonesia dan Republik Filipina. (*/wikipedia/ss)

Berita Terkait

Candi Srikandi Dieng
Disbudapar Gelar Festival Musik Kolintang dan Maengket
Menjelajah Candi Klero
Silangen: Masyarakat Jangan Membuang Sampah di Ringroad
27 Februari 2007 : Istano Basa Mengalami Kebakaran Hebat Akibat Petir yang Menyambar di Puncak Istana


Nama : FB/Twitter :