Banner Bawah Utama

Hari Pahlawan Walikota Dan Wakil Tabur Bunga di TMP

Hari Pahlawan Walikota Dan Wakil Tabur Bunga di TMP

Kotamobagu,PilarSulut.com –  Walikota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara, Jumat (10/11) menjadi Inspektur Upacara, pada peringatan Hari Pahlawan Nasional. Upacara yang digelar dilapangan Bokihotinimbang berlangsung khitmad, sebelum membacakan sambutan Menteri Sosial, terlebih dulu dibacakan pesan pahlawan, dan dibunyikan sirine selama 60 detik.

Hadir pada peringatan Hari Pahlawan Nasional, Wakil Walikota Kotamobagu, Drs Jainuddin Damopolii, Kapolres Bolmong, AKBP Gani Fernando Siahaan, Ketua DPRD Kotamobagu, Ahmad Sabir, Kajari Kotamobagu, Dasplin,SH,MH, Kasdim 1303 Bolmong, Sekretaris Kota (Sekot) Adnan Massinae, dan Pimpinan SKPD.

Walikota Kotamobagu, dihadapan ribuan PNS, dan Tenaga Kontrak serta, aparat TNI dan Polri membacakan sambutan Menteri Sosial. Setiap tanggal 10 November salalu diperingati sebagai hari pahlawan Nasional. Mengenang para pendahulu, pahlawan dan perintis kemerdekaan. Mereka dengan segenap pemikiran, tindakan dan gerakan perjuangan kolektif yang dilakukan sehingga kita semua bisa menikmati hidup.

img_20171110_094224

Para pendiri bangsa mengabarkan pesan penting kepada kita. Pesan itu adalah setelah kemerdekaan diraih, maka tahapan selanjutnya adalah bersatu sebelum memasuki tahapan bernegara. Oleh karena pesan fundamental itu maka peringatan hari pahlawan 10 November tahun 2017 kita mengambil tema “Perkokoh Persatuan Membangun Negeri”.

Bung Karno pernah menegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya. Kalimat yang singkat ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi kita semua. Tanpa pengorbanan dan perjuangan para pahlawan dan perintis kemerdekaan, tidak akan ada gagasan besar  untuk mendirikan sebuah Negara yang bernama Republik Indonesia.

Saat ini harapan akan masa depan yang lebih baik, telah ditambatkan oleh Pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden H.M Jusuf Kalla melalui sebuah visi transformatif yang mengarahkan dan menghimpun gerak seluruh elemen Republik Indonesia yakni “Terwujudnya Indonesia Yang Berdaulat, Mandiri Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong”.

img_20171110_075113

Dalam rangka mewujudkan visi tersebut, telah dirumuskan sembilan agenda prioritas Pemerintahan kedepan yang disebut Nawa Cita. Sembilan agenda prioritas itu bisa dikategorisasi kedalam tiga ranah ; Ranah Mental-Kultur, Ranah Material (Ekonomi), dan Ranah Politik. Pada ketiga ranah tersebut, Pemerintah saat ini berusaha melakukan berbagai perubahan secara akseleratif, berlandaskan prinsip prinsip pancasila dan Undang undang.

Pada dasarnya setiap warga bangsa menyadari bahwa kita semua mewarisi sebuah konsepsi, senuah etos, sebuah niat, dan tindakan perilaku kepahlawanan yang tinggi dan luar biasa. Inilah saatnya kitam menuntaskan membangun sebuah bangsa, dengan sikap mental yang positif dan konstruksif, yaitu dengan membangun sebuah bangsa yang merdeka, maju berdaulat, dan terbuka. Hanya dengan revolusi mental yang positif, optimis dan sadar riwayat sebagai bangsa yang merdeka.

Pada era millennium kedua ini, kita tengah menyaksikan sebuah transformasi besar dalam hubungan internasional diantara bangsa bangsa dunia. Kita sedang menyaksikan suatu zaman yang diutarakan oleh Jurnalis Gideon Rahman pada tahun 2016 tentang fajar baru pergeseran global dimana kemajuan peradaban duniasebagai era Easternization atau Timurisasi.

img_20171110_074916

Dalam era kemajuan globa seperti itu Negara Negara Asia dianggap sebagai kutub baru kemajuan peradaban dunia. Oleh karena itulah persatuan Indonesia bukan hanya sebuah Imperatif yang harus kita rawat sebagai suatu bangsa, namun lebih dari itu persatuan Indonesia adalah sebuah prasyarat bagi kita menjadi bagian dari kekuatan yang tengah tumbuh. The Rising Force bersama dengan bangsa bangsa lain yang saat ini menjadi soroton kemajuan seperti China, India, dan Korea, untuk menjadi menara menara baru pembawa obor kemanusiaan. Membawah cahaya baru menjadi panduan kemajuan dunia.

Pada kesempatan ini kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus berjuang, bekerja, berkarya menjadi pahlawan bagi diri sendiri, pahlawan bagi lingkungan, pahlawan bagi masyarakat maupun pahlawan bagi Negeri.

Usai melakasanakan upacara bendera, Walikota Kotamobagu, didampingi Wakil Walikota Kotamobagu bersama, Kapolres Bolmong, Sekretaris Kota, Kajari Kotamobagu, Ketua DPRD Kotamobagu, Forkompimda, dan pimpinan SKPD mengunjungi Taman Makam Pahlawan (TMP), yang selanjutnya melakukan tabur bunga. (Advetorial)

 

Penulis : Abdi F Sutomo

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *