Banner Bawah Utama

Ini 10 Kota Toleran Di Indonesia, Ada Kotamobagu Didalamnya

Ini 10 Kota Toleran Di Indonesia, Ada Kotamobagu Didalamnya

 

Kotamobagu,PilaarSulut.com – Tak disangka, Kotamobagu sebagai salah satu Daerah Otonom baru yang baru berumur 10 tahun ini masuk dalam 10 besar Kota Toleran di Indonesia. Laporan ini berdasarkan hasil dari penelitian Setara Institute dan Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) yang merilis laporan Indeks Kota Toleran (IKT) tahun 2017.

Dilansir dari Viva.co.id, penilitian setara institusi, Halili menyatakan sedikitnya terdapat 94 Kota di Indoensia yang dikaji dengan melakukan pengindeksan dari hal isu promosi dan praktik toleransi. Pengukuran yang dilakukan Setara Institusi ini menggunakan paradigm negative right, sesuai dengan karakter kebebasan sipil politik yang diukur secara negative.

“Penilitian ini bertujuan untuk mempromosikan dan mengembangkan kota kota yang dianggap berhasil mengembangkan toleransi,”ujar Halili.

Dilain tempat Walikota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara mengaku tak pernah menduga Kotamobagu masuk dalam 10 Kota Toleransi di Indonesia “Saya tidak menduga Kotamobagu masuk dalam 10 besar, Kota toleran di Indonesia. Item item apa yang dinilai saya tidak tau, namun dengan begitu ini adalah kabar yang baik bagi Pemerintah Kotamobagu dan masyarakat. Tentunya hal ini menunjukan kebersamaan antara Pemerintah dan seluruh masyarakat sangat kuat, meskipun ada perbedaan tapi kita mampu menjaga dan hidup secara harmonis,”kata Walikota Kotamobagu.

Terpisah, aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) BMR, berharap penilaian yang dilakukan oleh Pemerintah pusat terhadap Kotamobagu dapat dipertahankan “Tentunya hal ini tidak mudah, masuk sebagai 10 Kota Toleran di Indonesia adalah hal yang sangat baik. Dari sisi kerukunan umat beragama, ekonomi dan politik, Kotamobagu ada dalam kondisi baik. Disamping masyarakatnya yang hidup rukun dan damai, Pemerintah juga punyai andil cukup besar, terutama pemimpin Daerah yang mampu menjaga kondisi politik Daerah, pertumbuhan ekonomi, dan kehadiran pemimpin ditengah tengah pemeluk agama,”ujar Yudi Paputungan.

 

Penulis : Abdi F Sutomo

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *