Banner Bawah Utama

Konstantein Mandagi Terpilih sebagai Cakra Bangsa dalam Program Pemuda Mendunia Chapter Malaysia

Konstantein Mandagi Terpilih sebagai Cakra Bangsa dalam Program Pemuda Mendunia  Chapter Malaysia

Boltim, PilarSulut.com – Mimpi untuk menjelajahi negara negara yang ada di dunia telah menjadi suatu kenyataan bagi para Pemuda di Indonesia. Melalui program kepemudaan berskala global di luar negeri, mereka dapat mewujudkan mimpi tersebut.

Kabar gembira bagi pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), kembali tersaji. Pasalnya, salah seorang Putra Boltim, terpilih mewakili Indonesia untuk program Pemuda Mendunia ke-negeri Jiran Malaysia.

Menariknya seleksi ketat yang diikuti sekitar 1000 peserta seluruh Indonesia, yang terpilih sebanyak 72 peserta, salah satunya adalah Konstantein Mandagi.

“Setelah melewati seleksi ketat dari 1000 peserta seluruh Indonesia yang di selenggarakan oleh Studec International, alhamdulillah saya terpilih sebagai Cakra Bangsa dalam program emuda Mendunia  Chapter Malaysia,” ujar Konstantein Mandagi warga Kayumoyondi Kecamatan Tutuyan Selasa (15/08/2017).

Kata dia, Program ini secara formal di laksanakan di Kuala Lumpur dari tanggal 16 – 18 Agusus 2017 dengan bebagai rangkaian kegiatan.

“Beberapa kegiatan disana antara lain yakni, Upacara hari kemerdekaan 17 Agustus di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia,” terang Konstantein.

Program Pemuda Mendunia Batch II Chapter Malaysia lanjut dia, adalah pengabdian putra-putri  Indonesia pilihan sebagai Cakra Bangsa untuk memberika Inspirasi dan menanamkan semangat Nasionalisme kepada anak-anak Indonesia di luar negeri yang memiliki keterbatasan dalam akses pendidikan dan wawasan ke-Indonesia-an, program ini digagas oleh Studec International sebagai perwujudan bakti Tanah Air.

“Di Kuala Lumpur para Caraka Bangsa akan berkunjung ke salah satu sekolah untuk TKI Ilegal di sekolah Indonesia Klang, Slengor,” ucap Konstantein yang juga Duta Muda Indonesia, (Indonesia- China) Youth Exchange tahun 2016 ini.

Di hari Kemerdekaan RI ke -72 di Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia, tambah Konstantein, ia akan mengenakkan kain adat Kabela, sebagai wujud kecintaan pada daerah yang terletak di Bumi Totabuan paling Timur ini.

“Nanti di Hari Kemerdekaan RI ke-72 di Kedutaan Besar Indonesia Malaysia, saya akan mengenakkan kain Bolaang Mongondow Timur yakni kain Kabela, sebagai wujud kecintaan pada daerah tercinta Boltim dan  desa Kayumoyondi,” tukas wisudawan terbaik kategori Penalaran (2010) di Universitas Negeri Gorontalo ini.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) harus bangga teradap Konstantien Mandagi SPd. Pasalnya, pemuda ini telah mengharumkan nama Boltim di kancah Indonesia hingga ke luar negeri. Konstantein menjadi pemuda satu-satunya yang mewakili Indonesia di Negeri Jiran Malaysia untuk program Pemuda Mendunia Chapter Malaysia. Segudang prestasi telah berhasil ditorehkan Konstantein, pemuda yang berasal dari Desa Kayumoyondi Kecamatan Tutuyan.

Berikut ini sejumlah prestasi yang sudah digapainya
Tahun 2016 dirinya menjadi Duta Muda Indonesia, Indonesia – China Youth Exchange. Kemudian menjadi salah satu Penulis Buku Antologi Abroad Youth 2nd Chapter yang baru di launching di Universitas Negeri Jakarta, bertepatan dengan Hari Pemuda Internasional (International Youth Day), pada 12 Agustus 2017.

Selain itu, Konstantein juga  berprestasi di bidang Karya Tulis Ilmiah di Semarang dan Bali dan Duta Provinsi dalam Pertukaran Pemuda Antar Provinsi, serta menjadi wisudawan terbaik kategori Penalaran (2010) di Universitas Negeri Gorontalo.

Pada Tahun 2007, Konstantein mengikuti Jambore Pemuda Indonesia dan yang lebih membanggakan, Konstantein pernah menjadi peserta SM-3T (Sarjana Mendidik di daerah Terdepan Terluar Tertinggal) di Flores NTT, kemudian sebagai peserta PPG (Penggerak Pembina Generus) di Bali Tahun 2013-2014. (*/Thety Metuak)

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *