Banner Bawah Utama

ABG Manado Nyaris jadi Korban Perkosaan Sopir Angkot

ABG Manado Nyaris jadi Korban Perkosaan Sopir Angkot
Manado, Pilarsulut.com – Sopir angkutan kota (Angkot) trayek Teling-Pusat Kota Manado nyaris memperkosa seorang gadis pelajar SMA berinisial NER, (16), warga Kecamatan Wanea.Korban terus ketakutan pascakejadian tersebut.

Peristiwa percobaan perkosaan terjadi diperkebunan antara Desa Koka-Tingkulu, Minggu (4/9/2016) sekitar Pukul 14.00 Wita.

Menurut penuturan korban saat ditemani oleh ibunya melapor di SPKT Polresta Manado. Sebelum peristiwa memilukan terjadi, saat itu dirinya baru saja selesai bertandang di rumah kerabatnya di Kelurahan Teling. Usai berkunjung korban bermaksud pulang ke rumah.

Tiba di Jalan 14 Februari Teling, korban memanggil mobil angkot (mikrolet), untuk ditumpanginya pulang. “Saya berani naik, karena di dalam mobil angkot tersebut banyak penumpang,” ujar korban.

Nah, ditengah perjalanan, satu-persatu penumpang itu turun di tempat tujuannya sehingga tersisa korban sendiri di dalam mobil Angkot tersebut.

Celakanya, saat giliran korban untuk turun namun sopir bejat itu tidak menghentikan mobil tersebut dan terus tancap gas hingga mengarah ke Desa Koka, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulut.

Tepat di perkebunan yang sepi, mobil itu berhenti dan korbanpun turun. Namun dengan cepat pelaku mendekatinya sambil memegang obeng.

Kemudian pelaku mencoba menyeret korban disemak-semak. Karena korban terus meronta, pelaku berusaha memasukan kembali tubuh korban ke dalam mobil.

Beruntung bagi korban, sebab aksi pelaku terhenti ketika ada warga yang memergoki aksi bejat sopir angkot tersebut.

Melihat ada yang memergoki, pelaku pun langsung naik ke dalam mobilnya dan langsung tancap gas.

Korban akhirnya selamat dari peristiwa tersebut. Korban kembali ke rumah. Dan bersama keluarga korban menuju ke Mapolresta Manado untuk membuat laporan polisi.

“Saya berharap pelaku tersebut bisa ditemukan dan dihukum sesuai undang-undang yang berlaku,” kata korban, Minggu (4/9/2016).

Kasubag Humas Polresta Manado, AKP Agus Marsidi, ketika dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut.”Laporan telah masuk dan akan diproses,” timpal dia.

Sumber: Sindo

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *