Banner Bawah Utama

Pemkot Kotamobagu Mulai Perbaiki Manajemen Pengelolaan Perpustakaan

Pemkot Kotamobagu Mulai Perbaiki Manajemen Pengelolaan Perpustakaan

Kotamobagu,PilarSulut.com – Sebagai salah satu sumber berhimpunya ilmu, seyognya perpustakaan Daerah diperhatikan dan dikelola dengan baik, serta didukung penuh oleh Pemerintah Daerah. untuk itu Pemerintah Kotamobagu melalui Kantor Perpustakaan Daerah, mulai melakukan penataan manajemen dan ketersedian buku sesuai dengan kebutuhan dan perkembang Daerah.

Pagi tadi sebanyak 100 peserta yang berasal dari pengelola perpustakaan di 25 Desa/Kelurahan dan 75 dari pengelola perpustakaan SMP dan SMA se Kotamobagu mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) dari Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kotamobagu.

Menurut Kepala Kantor Perpustakaan Kotamobagu Toni Ponongoa digelarnya bimtek untuk memaksimalkan pengelolaan perpustakaan di setiap Desa/kelurahan serta sekolah “Kita melibatkan pengelola perpustakaan di 25 Desa/kelurahan dan 75 dari Sekolah SMP dan SMA di Kotamobagu dengan tujuan pengelolaan perpustakaan dapat maksimal,”Ujar Toni.

Diakuinya memang saat ini kondisi perpustakaan di wilayah Kotamobagu masih kurang perhatian, akan tetapi pihaknya tidak akan diam saja atau hanya sekedar bergantung pada anggaran Pemerintah Daerah.

“Memang kondisi perpustakaan di Daerah dan Desa/Kelurahan serta sekolah masih belum layak, atau belum bisa sepenuhnya memenuhi kebutuhan masyarakat terkait dengan buku – buku yang ada. akan tetapi saat ini kami sedang berusaha untuk membangun kerja sama dengan Pemerintah Provinsi dan stekholder yang bersedia memberikan bantuan buku untuk memenuhi kebutuhan perpustakaan,”Terang Toni.

Ditambahkannya “Bila melihat perembang Kotamobagu saat ini yang banyak perguruan tinggi serta ada universitas, harusnya Kotamobagu memiliki perpustakaan yang menunjang kebutuhan dunia pendidikan, tapi tentunya kita punya keterbatasan, dan ini menjadi tanggung jawab saya,”jelas Toni.

Ditempat terpisah salah satu Pemateri Bimtek Jeinne M.S Wuisan S Pd MSi mengatakan terpenting dari kehadiran perpustakaan di Desa/Kelurahan serta Sekolah adalah adanya peningkatan minat baca oleh masyarakat “Minat bacalah yang harus diperhatikan, sekalipun disetiap Desa/kelurahan ada perpustakaan tetapi mininya minat baca, maka tidak akan berarti buku yang ada diperpustakaan. Untuk itu bagi para orang tua agar menanamkan minat baca sejak dini pada anak – anak, minimnya umur 4 tahun kita sudah harus mengajarkan bagaimana mencintai buku,”Terang Jeinne. (Abdi)

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *