Banner Bawah Utama

Nyaris Menikam IRT di Malalayang, Pria Ini Babak Belur Dihajar Massa

Nyaris Menikam IRT di Malalayang, Pria Ini Babak Belur Dihajar Massa

Manado, Pilarsulut.com – Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Yani Tewal (50), warga Kelurahan Malalayang I Lingkungan II, Kecamatan Malalayang nyaris ditikam Mahasiswa bernama Biel (19), di dalam rumah korban, Rabu (24/8/2016).

Berdasarkan informasi yang dirangkum di Mapolsek Malalayang. Pagi itu, pelaku membawa sepeda motor dan menggunakan helm warna hijau bertuliskan Kodim 1303, dan mendatangi rumah korban.

Setibanya di depan rumah, pelaku langsung memanjat pagar dan masuk ke dalam rumah. Setibanya di dalam rumah, pintu langsung ditutup oleh pelaku sehingga IRT itu terkejut akan kedatangan tamu tidak diundang itu.

“Dia (pelaku) datang langsung masuk ke dalam rumah, kemudian menutup pintu,” Ungkap korban.

Melihat IRT itu hendak berteriak, pelaku langsung memeluk tubuh korban sambil tangan yang satu membekap mulut korban. Di situlah sempat terjadi perlawanan dari pemilik rumah dan tubuhnya lolos setelah melihat pelaku mencabut sebilah pisau.

Korban berlari keluar rumah sambil berteriak meminta tolong. Tetangga yang mendengar teriakan korban langsung mendatangi lokasi kejadian.

Tak ayal, pelaku babak belur dihakimi warga. Beruntung saat itu anggota Polsek langsung datang, sehingga amarah warga sempat teratasi dan pelaku digiring ke kantor Polisi.

Sementara itu, dari pengakuan pelaku. Maksud kedatangannya di rumah itu, hanya untuk menemui anak korban dengan alasan meminjam san-sak.

“Saya hanya ingin meminjam sesuatu kepada anak korban, pisau yang saya bawa bertujuan untuk berjaga-jaga,” ujar pelaku.

Kapolsek Urban Malalayang, AKP I Made Sumadia, ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. “Pelaku sudah dijebloskan di sel tahanan, dan kasusnya sementara diproses penyidik.,” pungkasnya.

Sumber: Sindo

 

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *