Banner Bawah Utama

Jainuddin Siap Rangkul 23 Ranting Yang Wolk Out Saat Musda, Pengurus Ranting Tak Bergeming.

Jainuddin Siap Rangkul 23 Ranting Yang Wolk Out Saat Musda, Pengurus Ranting Tak Bergeming.

Kotamobagu,PilarSulut.com – Siapa yang menjadi Ketua DPD PAN Kotamobagu, dari 4 formatur pada Musyawarah Daerah (Musda) pecan lalu akhir terjawab. Nama Wakil Walikota Drs Hi Jainuddin Damopolii diputuskan oleh Dewan Perwakilan Wilayah (DPD) PAN Sulut pada rapat Kepengurusan.

Sejak Awal mantan deklarator PAN Bolmong bersatu ini sudah diprediksi bakal meminpin DPD PAN Kotamobagu. Jainuddin sendiri saat diminta tanggapanya oleh awak media pilarsulut.com di ruang kerjanya mengaku sudah siap menjalankan amanat yang diberikan oleh Partai.

“Sejak awal saya sudah siap untuk memimpin Partai bila dipercayakan,”Kata Jainuddin Damopolii.

Terkait dengan adanya sejumlah ranting yang melakukan aksi wolk out saat Musda berlangsung pecan lalu, dirinya mengaku akan melakukan konsolidasi tingkat bawah. Hal ini dilakukan untuk mempersatukan kembali kader partai.

“Untuk 23 ranting yang keluar saat Musda pecan lalu, akan saya panggil, ini untuk meminimalisir kegaduhan. Kita akan tanyakan sikap mereka apakah masih siap untuk sama – sama membesarkan partai atau sudah tidak mau,”Ujar Jainuddin.

Dirinya juga mengakui setelah adanya pernyataan dari 23 pengurus ranting untuk keluar dari Partai, seketika itu juga ratusan orang datang untuk menyatakan sikap bergabung “Banyak yang datang dan mengaku siap untuk bekerja sama membesarkan Partai, diantaranya sejumlah birokrat yang sudah masuk masa pensiun, untuk itu saya tidak terlalu khawatir bila ada yang mengaku akan keluar dari Partai,”Terang Jainuddin.

Ditempat terpisah salah satu ranting kelurahan Molinow tidak bergeming dengan sikap awalnya, dimana tetap menolak hasil keputusan dari DPW PAN Sulut atas penetapan Jainuddin Damopolii sebagai Ketua DPD. Menurut Taufik Mokoginta pihaknya tetap menolak Jainuddin Damopolii sebagai Ketua.

“Sikap Kami masih seperti pertama, yaitu menolak. Ini didasarkan pada tidak pemilihan formatur tidak sesuai dengan aturan yang ada, kami akan mendukung siapa saja yang menjadi Ketua, akan tetapi harus sesuai dengan ketentuan yang sudah di atur Partai, namun berkaca dari Musda kemarin, formatur yang ada tidak sesuai dengan mekanisme Musda,”Tegas Taufik.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, 23 ranting melakukan wolk out dari arena Musda. Wolk out disebabkan formatur calon Ketua DPD PAN yang dibacakan oleh Panitia Musda tidak sesuai dengan ketentuan yang ada. (Abdi)

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *