Banner Bawah Utama

Dinilai Tidak Demokratis, 23 Ranting DPD PAN Kotamobagu, Minta Pemilihan Formatur Calon Ketua DPD PAN Diulang

Dinilai Tidak Demokratis, 23 Ranting DPD PAN Kotamobagu, Minta Pemilihan Formatur Calon Ketua DPD PAN Diulang

Formatur Calon Ketua DPD PAN Kotamobagu

Kotamobagu,PilarSulut.com – Musyawarah Daerah (Musda) ke III Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kotamobagu resmi dibuka Minggu 7/8, bertempat di Cempaka Putih Jln Kampus kelurahan Mogolaing Kecamatan Kotamobagu Barat.

Usai Pembukaan, Stering Comite (SC) Musda langsung membacakan Naman – Nama Calon ketua DPD yang masuk dalam Formatur, yakni 4 orang. Drs Jainuddin Damopolii, Hi Ahmad Sabir, Aljufri Kobandaha, Taher Kasnawi, serta keterwakilan 1 orang dari DPW PAN Sulut Iswadi Tami Gaib.

Akan tetapi usai pembacaan nama – nama formatur puluhan ranting  yang tersebar di 4 kecamatan Kotamobagu langsung melakukan wolk out dari arena musda. keluarnya 23 ranting ini di dasarkan pada penentuan formatur yang dinilai tidak demokrasi.

Menurut ketua ranting Kelurahan Molinow, pihaknya mendukung penuh penyelenggaraan musda, akan tetapi harus secara demokratis “Ranting harus dilibatkan sekalipun itu hanya dalam penentuan formatur, disini kami tidak dilibatkan sama sekali. dimana demokrasi bila sepenuhnya yang memutuskan bukan akar rumput, memang ini adalah partai politik, dan harusnya demokrasi dimulai dari Partai Politik,” Ujar Taufik Mokoginta

Ditempat yang berbeda hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Ranting Desa Pontodon, menurutnya dari 33 ranting yang ada harus dilibatkan dalam penentuan Ketua DPD, minimalnya penentuan formatur “Kami harus terlibat dalam penentuan ketua, paling tidak dalam penentuan formatur, tapi apa yang dilakukan hari ini jelas sangat mengecewakan kader yang ada di akar rumput, mereka yang ada di pengurus DPD, DPW harus paham dengan hal tersebut. Memangnya Ketua yang nantinya akan terpilih akan memimpin siapa. Untuk itu kami minta agar penentuan formatur kembali di gelar, dan harus melibatkan 33 ranting yang ada, bila tidak kami tidak akan menjamin partai akan berjalan dengan stabil,”Tegas Emen Pasambuna.

Disamping itu kata Emen tidak ada tolak ukur dalam penentuan calon yang masuk sebagai formatur, “Kami lihat terkesan hanya senaknya saja memasukkan calon dalam formatur, padahal semua memasukkan sesuai dengan persyaratan. Harusnya yang menjadi ketua harus ada tolak ukur,”Terang Emen.

sementara itu salah satu Stering Comite Iswati Tami Gaib saat dihubungi awak media melalui telepon selulernya tidak memberikan jawaban.

Diketahui sebelumnya 13 orang berhasil mendaftar sebagai calon ketua DPD PAN Kotamobagu pada Musda ke III, akan tetapi setelah pembukaan SC langsung mengumuman nama – nama formatur tanpa menjelaskan tidak masuknya sebahagian nama yang mendaftar. (Abdi)

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *