Banner Bawah Utama

Ustadz yang Minta Tarif Untuk Berdakwah Lebih Pantas Disebut Artis

Ustadz yang Minta Tarif Untuk Berdakwah Lebih Pantas Disebut Artis

Nasional, Pilarsulut.com – Banyaknya ustaz yang sering muncul di media baik televisi, cetak dan elektronik membentuk asumsi bahwa mereka adalah ustaz selebritis.

Sosiolog sekaligus wakil rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar mengatakan bahwa ustaz merupakan seorang guru yang mengajarkan ajaran agama untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat.

“Memang tidak selamanya seorang ustaz harus menyampaikan dakwahnya di dalam masjid, mereka (ustaz) bisa menyebarkan ajaran-ajaran agama melalui media, seperti televisi dan media elektronik. Dengan meningkatnya popularitas mereka, maka masyarakat akan lebih gampang menerima transferan ilmu dari sang ustaz,” tutur Musni, dilansir Merdeka.com. Jumat (15/7).

Namun walaupun ketika ustaz telah terkenal dan disebut-sebut sebagai ustaz selebritis, dia tetap harus menjalankan tugas dan fungsinya sebagai seorang guru.

“Ustaz selebritis itu hanya penamaan saja, hanya label saja. Ustaz itu memiliki tugas dan fungsi sebagai pencerah dan penyadar masyarakat agar para muslim selalu dalam ajaran-ajaran agama Islam. Mereka mencerdaskan masyarakat untuk menjadikan masyarakat yang hebat. Selama mereka menjalankan fungsinya sebagai ustaz, sah-sah saja disebut ustaz selebritis, walaupun cara penyampaiannya agak berbeda,” ungkapnya.

Para ustaz selebritis tersebut kadang-kadang menampilkan keglamouran dan materi yang berlimpah kepada publik melalui sorotan media. Namun mereka tetap memberikan nilai-nilai religius di dalam kehidupan mereka. Perjuangan mereka untuk menyebarkan agama memang tidak mengenal ruang dan waktu. Bahkan ujian yang dihadapi para ustaz selebritis ini lebih berat. Banyak cibiran-cibiran di kalangan masyarakat apabila mereka memasang tarif dalam berdakwah ataupun memperlihatkan materi mereka kepada khalayak umum.

Derry Sulaiman mantan gitaris band thrash metal, Betryer. Dia mengatakan bahwa ustaz yang memasang tarif sebelum berdakwah hukumnya adalah haram.

“Dakwah pasang harga buat saya haram. Biasanya artis yang minta upah bukan ustaz. Kalau ustaz terkenal ada manajemen, harus diluruskan lagi. Ustaz apa artis?,” ujarnya saat ditemui di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (8/6).

Dia mengaku tersinggung ketika ada seseorang yang ingin mengundangnya untuk berdakwah, namun menanyakan berapa tarif yang harus dibayarkan kepada Derry. Dia pun berkata akan lain persoalannya jika mengundangnya untuk bernyanyi.

“Jadi kalau ngundang saya dakwah, kasih tahu saja alamatnya, biar nanti saya datang sendiri. Kalau kebutuhan keluarga saya tercukupi, buat anak jajan, saya akan datangi dengan biaya sendiri. Kalau cukup, kita datang bersama rombongan,” pungkasnya.

Sumber: Merdeka

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *