Banner Bawah Utama

Saling Tuding Antara Sangadi Moyag Tampoan Dan Kepala Inspektorat

Saling Tuding Antara Sangadi Moyag Tampoan Dan Kepala Inspektorat

Kotamobagu,PilarSulut.com – Saling tuding antara Sangadi Moyag Tampoan Halidun Tunggil dan Kepala Inspektorat Kotamobagu Alex Saranaung atas pemotongan insentif triwulan dua oleh Halidun makin tak jelas.

Alex Saraung saat di konfirmasih awak media via Short Message Service (SMS) terkait peryataan Halidun dimana pemotongan insentif telah diketahui oleh Kepala Insepktorat dan disaksikan secara langsung penyerahan insentif tersebut, dibantah oleh Alex.

“Memang beberapa waktu yang lalu ada pertemuan dengan perangkat yang belum menerima insentif, dan itu berdasarkan pengaduan dari mereka. Dalam pertemuan tersebut dihasilkan keputusan insentif harus dibayarkan, dan menurut sangadi sudah dibayarkan,”Kata Alex.

Namun Alex membantah peryataan sangadi Moyag Tampoan dimana penyerahan dilakukan dihadapannya selaku Inspektorat, dan ia tidak memerintahkan pembayaran insentif di ambil dari insentif perangkat yang ada saat ini.

“Saya tidak pernah membenarkan kalau harus memotong insentif perangkat yang ada saat ini, yang namanya upah harus dibayarkan secara penuh,”Tegas Alex.

Ditempat terpisah Sangadi Moyag Tampoan Halidun Tunggil mengaku pernah di panggil Kepala Inspektorat terkait pembayaran sisa satu bulan insentif perangkat desa lama“Waktu itu kepala Inspektorat mengatakan sisa satu bulan harus dibayarkan, nah untuk itulah saya bayarkan dan diambil pada triwulan II. Yang seharusnya di ambil pada triwulan I pada bulan January, sebab perangkat yang baru ini mulai bekerja pada bulan February 2016,”Ucap Halidun.

Ditambahkannya “Perangkat desa yang lama bekerja sampai januari, dan untuk perangkat desa baru mulai bekerja februari, nah kan tidak mungkin SK terbit bulan januari dan harus menerima insentif bulan januari,”Tutup Halidun. (Abdi)

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *