Banner Bawah Utama

Ribuan Masyarakat Lolak Menagis, Saat mengantar Bupati Salihi Kembali Ke Kediamannya

Ribuan Masyarakat Lolak Menagis, Saat mengantar Bupati Salihi Kembali Ke Kediamannya

Bolmong,PilarSulut.com – Prosesi adat digelar dalam rangka melepas Pemangku Adat “Sinungkudan” Bupati Bolaang Mongondow Salihi B Mokodngan yang dalam dua hari kedepan akan mengakhiri masa jabatanya.

Nampak dalam pantauan awak media PilarSulut.com ribuan warga, tokoh masyarakat dan PNS Bolmong sudah menanti prosesi adat, yang mulai dilaksanakan pukul 11.00 WITA.

Prosesi adat dimulai di gerbang kantor Bupati Bolmong. Salihi Mokodongan didampingi Sekda Ashari Sugeha berdiri berhadapan dengan salah seorang tetua adat Chairun Mokoginta, SE  yang melafadzkan kata-kata adat berbahasa Mongondow (itung-itung).

foto prosesi 02

Menurut Chairun Mokoginta salah satu Tokoh Adat Bolaang mongondow Makna prosesi adat itu, bahwa Salihi Mokodongan secara adat turun dari Jabatan Datu/Raja atau Kepala Daerah Bolaang Mongondow sekaligus Pemangku Adat.

“Prosesi adat ini merupakan tradisi turun temurun sejak dahulu sebelum menjabat dan mengakhiri masa jabatan sebagai Bupati Bolaang Mongondow yang dengan Bahasa Adat Mongondow “Sinungkudan,”Terang Mokoginta

Usai pelaksanaan prosesi adat, Salihi Mokodongan menaiki Wala-Wala (tandu tempat duduk) kemudian diusung 8 pemuda berpakaian Baniang, menuju Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bolmong berjarak sekira 3 kilometer dari kantor Bupati.

Sementara itu Wakil Bupati Yanny Tuuk bersama Sekda Bolmong Drs. Ashari Sugeha dan para pimpinan SKPD menaiki Bentor yang dihias aneka pernik khas Bolmong. Bentor dinaiki para pejabat itu mengikuti dari belakang Wala-Wala yang membawa Salihi Mokodongan.

Di Rumah Jabatan Bupati Bolmong, prosesi adat Poponagan Kon Komalig (turun dari istana) juga digelar. Salihi Mokodongan, usai prosesi adat, mengimbau masyarakat untuk terus melestarikan Adat dan O’adatan. “Prosesi ini warisan para leluhur yang mesti dijaga agar tetap lestari,”Ucap Bupati

Bupati Salihi Mokodongan juga  mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dan seluruh Masyarakat yang turut menghantarkan dalam prosesi adat mongondow, “Ini merupakan salah satu kesyukuran sebagai pimpinan daerah disaat akhir masa jabatan. Dimana antusias wargadi Bolaang Mongondow tanpa kenal lelah mendukung terus Pemerintahan selama lima tahun terakhir ini,”Tutupnya. (**)

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *