Banner Bawah Utama

Perbup Minahasa Tentang Pilhut Dinilai Perlu Direvisi

Perbup Minahasa Tentang Pilhut Dinilai Perlu Direvisi

Tondano, Pilarsulut.com – Pelaksanaan pemilihan hukum tua (pilhut) di 80 desa di Kabupaten Minahasa, tinggal menghitung hari. Namun, proses pelaksanaan pesta rakyat Minahasa tersebut, dinilai masih menyisakan permasalahan.

Salah satu tokoh pemerhati pembangunan di Minahasa, Harly Umbas, mengatakan, peraturan dalam Perbup Nomor 20/2016 tentang tatacara tahapan Pilhut dinilai masih terdapat banyak kekurangan yang bisa berakibat munculnya protes dari masyarakat, terutama para calon hukum tua. tentunya ini harus menjadi perhatian pemerintah agar Pilhut bisa berjalan dengan lancar.

“Ke depannya, Perbup tersebut harus direvisi untuk menghindari terjadinya permasalahan, salah satunya syarat dukungan jika calon “Kumtua” di atas lima calon, serta aturan-aturan lainnya tentang Pilhut yang bisa berpotensi menimbulkan polemik,” tukas Umbas.

Ditambahkannya pula, Perbup tersebut belum representatif untuk memenuhi harapan dan keinginan semua pihak. Pemerintah harus mempunyai inisiatif merevisi peraturan tersebut.

Sementara itu, anggota DPRD Minahasa, Refly Sondakh, mengatakan, pemerintah di sisi lain dianggap kurang maksimal dalam mensosialisasikan Perbup tersebut kepada masyarakat, sehingga masyarakat terutama calon Hukum Tua belum sepenuhnya memahami pasal per pasal yang tertuang dalam Perbup.

“Disatu sisi pemerintah kurang melakukan sosialisasi Perbup, sehingga banyak memunculkan tafsiran berbeda dari masyarakat yang berpotensi menjadi sebab permasalahan yang muncul saat ini,” terang Sondakh.

Diapun setuju jika ke depan Perbup tentang Pilhut ini disempurnakan atau di revisi ulang. (*)

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *