Banner Bawah Utama

Harga Cengkih di Minsel Terus Mengalami Penurunan, Diduga Permainan Oknum Pedagang

Harga Cengkih di Minsel Terus Mengalami Penurunan, Diduga Permainan Oknum Pedagang

Minsel, Pilarsulut.com – Memasuki musim panen, harga jual cengkih terus mengalami penurunan. Jika beberapa pekan lalu masih di kisaran Rp 115.000 per kilogram, saat ini harga cengkih di tingkat pedagang turun hingga Rp 94.000. Bahkan diprediksi, harga cengkih akan terus mengalami penurunan. Diduga kuat, turunnnya harga cengkih ini, karena ulah pedagang yang sengaja memainkan harga.

“Sudah menjadi kebiasaan setiap memasuki masa panen, harga cengkih pasti turun dan akan naik nanti setelah masa panen habis,” ujar Meidy Kumayas salah satu petani cengkih asal Minsel.

Menurutnya, hal ini sengaja dilakukan pedagang, mengingat pada masa panen petani akan tetap menjual cengkih untuk membayar tenaga kerja dan kebutuhan lainnya. Apalagi jika petani cengkih tidak mempunyai simpanan dan hanya mengandalkan cengkih untuk dijual.

“Karena itu kami berharap Pemerintah akan memberikan jaminan harga dan melakukan pengawasan, sehingga pedagang tidak seenaknya mempermainkan harga. Idealnya harga cengkih di atas Rp 100.000 per kilogram, sebab dengan harga tersebut bisa menutupi biaya operasional,” harapnya. (*)

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *