Banner Bawah Utama

Gagal Memperkosa, Korban Dianiaya dan Ditinggalkan di Pekuburan

Gagal Memperkosa, Korban Dianiaya dan Ditinggalkan di Pekuburan

Hukrim, Pilarsulut.com – MT (36) warga asal Desa Ikhwan, Kecamatan Dumoga Barat, Kabupaten Bolmong, Sulut,  jadi bulan-bulanan RT alias Rinto (25), warga sekampungnya.

Korban hingga tadi malam masih sekarat di rumah sakit, akibat dianiaya pelaku menggunakan kayu. Gara-garanya, Rinto kesal karena gagal memperkosa korban yang merupakan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT).

Informasi yang berhasil dirangkum Posko Manado (Jawa Pos Group), sebelum peristiwa tragis itu terjadi, korban meminta tolong kepada pelaku untuk diantar ke rumah menantunya di Desa Doloduo.

Namun sayang, dalam perjalanan entah apa yang merasuki otak pelaku, tiba-tiba menghentikan kendaraan dan mencoba memperkosa korban. Kejadian Rabu (13/7) sekira pukul 16.00 Wita di Desa Doloduo atau tepatnya berada di jembatan kompleks area karapan sapi

Pelaku gagal melampiaskan nafsu bejatnya. Ia mengambil kayu dan memukul wajah korban sampai pingsan dan meninggalkan tak berdaya di area pekuburan umum Desa Doloduo.

Beruntung sekitar pukul 22.30 Wita, Satman Makalalag, warga yang tinggal di dekat lokasi kejadian melihat korban dalam kondisi pingsan dan langsung dibawa ke Puskemas terdekat. Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan kepada polisi. Hingga tadi malam, korban masih dirawat intensif di Puskesmas Desa Ikhwan.

Kapolsek Dumoga Barat, AKP Ismail JP Pangaribuan saat dikonfirmasi mengatakan, kalau kasus tersebut langsung ditindaklanjut dan telah berhasil menangkap pelaku di wilayah Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolsel, Kamis (14/7), saat hendak melarikan diri menuju Gorontalo.

“Pelaku mengaku hanya melakukan perbuatan penganiayaan. Namun demikian, kami masih akan melakukan pengembangan kasus tersebut. Pelaku juga tidak mengakui kalau hendak memperkosa korban. Kami juga masih kesulitan untuk meminta keterangan kepada korban karena masih dalam perawatan,” kata Ismail.

Sumber

jpnn

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *