Banner Bawah Utama

Dituduh Santet, Oknum Warga Tabang Gelar Sumpah di Masjid

Dituduh Santet, Oknum Warga Tabang Gelar Sumpah di Masjid

Kotamobagu, Pilarsulut.com – Polemik di antara masyarakat desa Tabang, kecamatan Kotamobagu Selatan, kota Kotamobagu, pasca Pemilihan Sangadi (Pilsang) beberapa waktu lalu, kembali terjadi. Meninggalnya Sangadi terpilih, Hj Katrina Mokodompit SE, memunculkan isu bahwa Almarhumah meninggal dengan tidak wajar atau diduga terkena santet.

Buntut dari persoalan itu, salah satu warga desa Tabang berinisial HM (67) yang dituduh telah melakukan santet, menggelar sumpah pernyataan bahwa sama sekali tidak melakukan perbuatan santet kepada almarhumah. Prosesi dilakukan terbuka bertempat di Masjid Al-Ikhlas desa Tabang, Selasa (12/07) siang ini usai sholat Zuhur, dan disaksikan masyarakat desa Tabang, aparat pemerintahan desa, kecamatan, serta puluhan personel kepolisian sektor Kotamobagu, dan Polres Bolmong.

Jalannya prosesi sumpah pernyataan dipimpin oleh petugas dari Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan Kotamobagu Selatan.

“Saya bersumpah dengan nama Allah SWT, bahwa saya sama sekali tidak melakukan perbuatan santet sebagaimana yang dituduhkan terhadap saya,” ucap HM saat diambil sumpah pernyataan.

Tak hanya bersumpah tidak melakukan perbuatan santet, HM juga meminta dalam sumpahnya, apabila tidak benar apa yang dituduhkan terhadapnya, maka semoga Allah SWT memberikan balasan kepada oknum yang memfitnahnya.

“Sebaliknya, jika terbukti saya tidak melakukannya, demi Al-Qur’an yang saya baca selama 30 hari bulan Ramadhan, semoga Allah SWT memberikan balasan terhadap orang yang memfitnah saya,” tandas HM bersumpah sembari menepuk Al-Qur’an di Tangannya.

Usai pelaksanaan sumpah pernyataan, HM kembali ke rumahnya diiringi keluarga, kerabat, dan puluhan masyarakat desa Tabang lainnya. (Abdi)

 

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *