Banner Bawah Utama

Dapat THR Sedikit Jelang Lebaran, Prioritaskan Hal Ini

Dapat THR Sedikit Jelang Lebaran, Prioritaskan Hal Ini

Ekonomi, Pilarsulut.com – Tunjangan Hari Raya (THR) merupakan salah satu hal yang ditunggu-tunggu jelang Lebaran. Segenap karyawan hingga buruh pun sangat menantikan pencairan THR ini.

Saat ini, melalui Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) nomor 6 Tahun 2016, para pekerja dengan masa kerja minimal selama satu bulan juga berhak untuk mendapatkan THR. Hanya saja, THR yang diperoleh tidak sebesar 100 persen dari gaji pokok.

Sebagai contoh, jika upah pekerja atau buruh selama satu bulan sebesar Rp4.000.000, maka THR yang diperoleh secara proposional untuk masa kerja selama satu bulan yakni:

(1/12) x Rp4.000.000 = Rp333.333,32 atau Rp330.000. Sehingga THR keagamaan pekerja/buruh dengan masa kerja satu bulan yakni Rp330.000.

Ataupun yang bekerja sudah tujuh bulan misalnya, (7/12) x Rp4.000.000,00 = Rp2.333.333,32 atau Rp2.330.000.

Khususnya bagi Anda yang masih bekerja di bawah satu tahun, maka THR yang dapat Anda terima masih sangat kecil. Namun, THR ini tetap dapat Anda gunakan untuk mencukupi kebutuhan saat Lebaran.

Menurut Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi, salah satu prioritas yang harus Anda utamakan ketika Lebaran dengan THR yang kecil adalah tiket untuk mudik atau tiket balik. Konsumsi lain non prioritas seperti oleh-oleh pun dapat disingkirkan dari list pengeluaran anggaran saat lebaran.

“Kalau THR misalnya baru dapat Rp300 ribu karena baru bekerja satu bulan atau mendapatkan THR di bawah gaji pokok karena baru bekerja di bawah satu tahun, jangan konsumtif. Gunakan untuk kebutuhan prioritas. Misalnya, untuk tiket mudik atau balik,” kata Tulus seperti dilansir Okezone.

Selain itu, lanjutnya, dana THR ini juga dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok apabila Anda tidak mudik. Prinsipnya, Anda perlu mengenyampingkan kebutuhan sekunder saat Lebaran.

“Bisa juga untuk konsumsi. Yang penting kebutuhan utama. Bukan yang lainnya (sekunder),” imbuh Tulus.

Namun, Anda juga dituntut untuk tidak menggunakan gaji pokok secara berlebihan saat Lebaran. Pasalnya, dengan tabungan yang baru Anda dapatkan dari beberapa bulan kerja, maka Anda perlu memiliki simpanan untuk kebutuhan hidup pasca lebaran.

“Jangan lupakan juga bagaimana nanti setelah Lebaran. Harus ditabung dan jangan lupa untuk kebutuhan beberapa bulan setelah Lebaran,” tutupnya.

Sumber: Okezone

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *