Banner Bawah Utama

Wawali Minta Tidak Ada Tindakan Penyitaan Makanan, Bagi Penjual Makanan

Wawali Minta Tidak Ada Tindakan Penyitaan Makanan, Bagi Penjual Makanan

Kotamobagu,PilarSulut.com – Insiden yang menimpa warung makan milik Ibu Eni asal Kota Serang beberap waktu yang lalu dapat menjadi pelajaran bagi kepala Daerah lain, yang menjadikan Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) sebagai aparat penertiban umum di bulan ramadhan.

Pemerintah Kotamobagu sendiri melalui Wakil Walikota Drs Hi Jainuddin Damopolii perhatin dengan langkah yang diambil Sat Pol PP Kota Serang, yang baginya sudah diluar batas kerja seorang abdi Negara.

“Harus tidak ada penyitaan makanan, kasihankan sudah tidak bisa berjualan tambah makanan disita. Sehingga untuk Sat Pol PP Kotamobagu saya berharap tidak bertindak seperti itu,”Harap Jainuddin.

Menurutnya tidak masalah berjualan dibulan ramadhan asalkan tidak secara terbuka, seperti dihari hari biasa “Kita hargai bulan ramadhan yang tentunya istimewa dari bulan – bulan yang lain. kan masih banyak juga yang tidak berpuasa, berjualan silahkan asalkan gunakan tirai.”Ujar Jainuddin.

Iapun meminta bagi penjual agar menaati surat edaran yang telah disampaikan oleh Pemerintah Kotamobagu melalui Sat Pol PP “Sudah ada surat edaran yang Pemerintah berikan di tempat – tempat usaha, ikuti saja itu. Agar dikemudian hari tidak ada insiden,”Minta Wawali.

Seperti telah diberitakan sebelumnya usai penertiban dan penyitaan makana disalah satu warung makan Kota serang oleh Pol PP. tanggapan datang di sejumlah tokoh dan pejabat penting di Negara ini, salah satunya Wakil Presiden RI JUsuf Kalla, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (Abdi)

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *